BMKG: Hujan Ringan-Sedang di Jawa Tengah, Waspada Banjir
Gambar atau konten salah?
BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mengumumkan bahwa sebagian wilayah di Jawa Tengah akan menerima hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada hari ini. Pihak meteorologi menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor.
Menurut Ferry Oktarisa, kepala cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Pagi berawan. Siang umumnya berawan, berpotensi hujan ringan di pegunungan dan Pantura barat
, dikutip dalam keterangan tertulis pada 02 April 2026.
Prediksi selanjutnya menyebutkan bahwa pegunungan bagian tengah akan mengalami hujan ringan-sedang. Untuk sore hingga awal malam, hujan ringan hingga sedang diharapkan terjadi di wilayah Jawa Tengah.
Ia menambahkan, Potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, dataran tinggi, Jateng selatan, Jateng timur, Solo Raya, dan sekitarnya
.
Ferry juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi dan dampaknya, Waspada bencana hidrometeorologi beserta dampaknya seperti banjir, tanah longsor, angin kencang/puting beliung, sambaran petir, pohon tumbang, genangan air, dll
.
Suhu udara di Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 18–32 derajat Celcius dengan kelembaban antara 60–95 persen.
Berikut prakiraan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang berlaku pada 01 April 2026 pukul 07.00–19.00 WIB:
Hujan sedang-lebat diprediksi melanda daerah: Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Boyolali, Mungkid, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Solo, Pekalongan, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.
Hujan ringan-sedang diperkirakan terjadi di: Rembang, Pati, Kudus, Magelang, Salatiga, Semarang, dan Tegal.
Prakiraan ini memberi gambaran tentang variasi intensitas hujan di seluruh Jawa Tengah, menyoroti perlunya kesiapsiagaan di daerah rawan banjir dan longsor.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
