BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jawa Tengah, 19 April 2026 Pagi
Gambar atau konten salah?
BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mengumumkan bahwa pada 19 April 2026 beberapa wilayah di Jawa Tengah akan mengalami hujan intensitas sedang hingga lebat.
“Pagi-siang cerah berawan hingga berawan,” kata Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Arif N, dalam keterangan tertulis.
Selama siang hingga sore dan awal malam, cuaca diperkirakan berawan. Hujan ringan hingga sedang tersebar di daerah pegunungan, dataran tinggi, bagian barat Jawa Tengah, dan sekitarnya. “Hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di daerh pegunungan bagian tengah dan sekitarnya,” lanjutnya.
Suhu udara di Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 18‑32 derajat Celcius dengan kelembaban udara antara 60‑95 persen.
Berikut prakiraan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang untuk 19 April 2026 pukul 07.00‑19.00 WIB:
- Hujan sedang‑lebat: Banjarnegara, Wonosobo.
- Hujan ringan‑sedang: Purwokerto, Purbalingga, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Temanggung, Kajen, Slawi, Magelang, Salatiga, Bumiayu, Majenang, Ambarawa.
- Hujan ringan: Cilacap, Kebumen, Purworejo, Klaten, Sukoharjo, Grobogan, Blora, Kudus, Ungaran, Kendal, Batang, Pemalang, Brebes, Solo, Semarang, Pekalongan, Tegal.
- Berawan: Wonogiri, Rembang, Pati, Jepara, Demak.
Prakiraan ini memberi petunjuk bagi warga dan petani untuk menyesuaikan aktivitas harian serta mempersiapkan perlindungan dari hujan lebat dan potensi petir di daerah pegunungan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
