BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jawa Tengah, Waspada Banjir
Gambar atau konten salah?
BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mengumumkan pada 17 April 2026 bahwa sebagian wilayah di Jawa Tengah akan disinari hujan ringan hingga sedang. Prakiraan ini menekankan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor.
“Pagi: cerah berawan hingga berawan. Siang/sore hingga awal malam berpotensi hujan ringan-sedang tersebar tidak merata dengan waktu yang bervariasi,” kata Harits Syahid, prakirawan cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang.
Ia menambahkan, “Potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya,”
“Waspada bencana hidrometeorologi beserta dampaknya seperti banjir, tanah longsor, angin kencang/puting beliung, sambaran petir, pohon tumbang, genangan air, dll,” ia sampaikan.
Suhu udara di Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celcius, dengan kelembaban antara 60 hingga 95 persen.
Berikut prakiraan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang untuk 17 April 2026 pukul 07.00–19.00 WIB:
- Hujan sedang-lebat: Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kajen, Bumiayu, dan Majenang.
- Hujan ringan-sedang: Purwokerto, Pemalang, dan Pekalongan.
- Hujan ringan: Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Slawi, dan Magelang.
- Ungaran, Batang, Brebes, Salatiga, Tegal, dan Ambarawa.
- Cerah berawan: Cilacap, Kebumen, Purworejo, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Kendal, Solo, dan Semarang.
Prakiraan ini menegaskan bahwa warga di wilayah pegunungan dan dataran tinggi harus mempersiapkan diri, sementara daerah dataran rendah di Purbalingga, Banjarnegara, dan sekitarnya harus siap menghadapi hujan lebat. Warga di seluruh Jawa Tengah disarankan mengikuti peringatan BMKG dan menyiapkan langkah mitigasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
