Bom Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura

Nita W. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 83 dibaca
Bisik.id
Bom Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura

Gambar atau konten salah?

Bom sisa peninggalan Perang Dunia II ditemukan di Kabupaten Jayapura, Papua. Pada 02 Juni 2026, warga menemukan bom mortir yang masih berkarat di Kali Ariyau, Distrik Sentani. Bom tersebut memiliki ekor yang sudah rusak.

Bom mortir itu panjangnya sekitar 85 sentimeter dan diameter 18 sentimeter. Beratnya diperkirakan 10 kilogram. Foto yang dirilis Polres Jayapura menunjukkan kondisi berkarat.

Menurut Kapolsek Sentani Kota AKP Bernadus Yunus Ick, “Benda yang ditemukan warga merupakan bom mortir peninggalan Perang Dunia II yang masih memiliki potensi bahaya,” ungkap Kapolsek Sentani Kota AKP Bernadus Yunus Ick dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).

Bom itu ditemukan saat warga sedang mencari ikan bersama temannya. Saat menggali tanah untuk perangkap ikan, bom mengeluarkan asap. “Sesaat kemudian benda tersebut mengeluarkan asap. Menyadari adanya potensi bahaya setelah salah satu temannya menyebut benda itu sebagai bom, mereka segera meninggalkan lokasi,” tuturnya.

Setelah laporan, polisi segera mensterilisasi area. Kemudian tim Unit Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua datang. “Tim Jibom tiba di lokasi dan langsung melaksanakan tindakan disposal sesuai prosedur standar penanganan bahan peledak,” ujar Bernadus.

Sisa material hasil disposal diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Bernadus mengingatkan warga untuk tetap waspada. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, maupun mencoba membuka benda-benda mencurigakan yang diduga sebagai bahan peledak,” pungkasnya.

Insiden ini menunjukkan bahwa sisa-sisa peralatan militer masih dapat menimbulkan bahaya. Respons cepat polisi dan Jibom membantu menghilangkan risiko bagi masyarakat.

bom mortirPerang Dunia IIKabupaten JayapuraUnit Penjinak Bom (Jibom)Polda Papuarisiko peledakkawasan berkarat

Komentar

Memuat komentar...