Boyolali Rayakan Hari Jadi ke-179: Festival Soto dan Carnival

Fajar H. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 167 dibaca
Bisik.id
Boyolali Rayakan Hari Jadi ke-179: Festival Soto dan Carnival

Gambar atau konten salah?

Pemerintah Kabupaten Boyolali menyiapkan rangkaian acara yang akan memperingati Hari Jadi ke-179 Kabupaten Boyolali pada tanggal 05 Juni 2026. Acara ini mencakup Boyolali Night Carnival, Festival Soto Nusantara, serta serangkaian kegiatan seni, kuliner, olahraga, dan sosial.

Ketua Panitia Hari Jadi ke-179, Syawalludin, menyatakan bahwa akan ada banyak kegiatan. Ia menegaskan, "Pada peringatan hari jadi ke-179 Kabupaten Boyolali tahun ini, kita mengambil tema, Boyolali Bersolek, Merawat Tradisi dan Memoles Potensi. Boyolali bersolek bukan hanya mempercantik kota, tetapi juga memperkuat kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,", menurut keterangan tertulis kepada wartawan pada Selasa, 02 Juni 2026.

Syawalludin menjelaskan bahwa tema Boyolali Bersolek menandakan semangat daerah untuk terus memperbaiki diri. Bagian Merawat Tradisi diingatkan akan pentingnya gotong royong, toleransi, dan kerukunan. Sementara Memoles Potensi mengajak mengoptimalkan sektor unggulan seperti peternakan, pertanian, UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Budi Prasetyaningsih menguraikan jadwal acara. Pada Kamis, 04 Juni 2026, dimulai dengan khataman di Pendopo Alit Rumah Dinas Bupati. Malamnya, kirab obor dan niti tilas akan menghubungkan Rumah Dinas Bupati dengan Kali Gede, disertai partisipasi 22 camat dari seluruh kabupaten.

Jumat, 05 Juni 2026, akan diisi ziarah ke makam Ki Ageng Pandanaran. Setelah itu, Merbabu Art Festival 2026 akan dibuka. Puncak kemeriahan direncanakan pada Sabtu, 13 Juni 2026, dengan Kirab Budaya dan Boyolali Night Carnival, yang diprediksi menarik ribuan pengunjung.

Boyolali Night Carnival dijadwalkan mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai. Rutenya dimulai dari Rumah Dinas Bupati, melintasi jalan Merbabu, masuk ke jalan Pandanaran di Simpang Siaga, dan berakhir di Pandan Alas atau perempatan Seiko. Setiap kecamatan diwajibkan mengirim satu kontingen, beranggotakan minimal 30 dan maksimal 60 orang.

Di samping itu, Festival Soto Nusantara akan digelar di kawasan Patung Susu Murni Boyolali. Festival ini akan menampilkan berbagai varian soto Indonesia, mulai dari Soto Boyolali, Soto Sokaraja, Soto Lamongan, hingga soto dari daerah lain. Budi menambahkan, "Sebanyak 500 porsi soto akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang hadir,".

Semua kegiatan ini dirancang untuk menonjolkan potensi budaya dan kuliner Boyolali, sekaligus mempererat rasa kebersamaan di antara warga. Dengan tema yang menekankan kebersihan, tradisi, dan potensi, pemerintah berharap acara ini dapat memperkuat identitas daerah dan meningkatkan daya tarik pariwisata.

Hari Jadi BoyolaliBoyolali Night CarnivalFestival Soto NusantaraBoyolali BersolekPotensi UMKMPariwisataGotong Royong

Komentar

Memuat komentar...