Bupati Bandung Ganti Karangan Bunga dengan Bibit Pohon
Gambar atau konten salah?
20 April 2026 di Soreang, peringatan ulang tahun ke-385 Kabupaten Bandung dirayakan dengan sederhana. Tidak ada karangan bunga yang biasanya menara di gerbang, dan tidak ada karnaval meriah. Sebaliknya, beberapa bibit pohon dikirimkan oleh masyarakat.
Di kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, pengamat tidak menemukan rangkaian karangan bunga yang biasa terlihat dari gerbang hingga depan kantor. Namun, di beberapa titik, bibit pohon terlihat menunggu untuk ditanam.
Bupati Bandung Dadang Supriatna menjelaskan bahwa ia sudah menginstruksikan masyarakat agar tidak mengirimkan karangan bunga. Ia menyatakan bahwa karangan bunga tidak bermanfaat.
"Karangan bunga ini, mohon maaf, tidak ada manfaat. Setelah tiga atau lima hari mungkin dibuang bahkan menjadi sampah. Lebih baik karangan bunga itu diganti dengan bibit pohon," ujar Dadang, setelah upacara di Lapangan Upakarti, 20 April 2026.
Pihaknya menegaskan bahwa bibit pohon dapat membantu menstabilkan kondisi alam yang mulai bergeser. Ia menambahkan bahwa pohon akan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bandung.
"Baik itu pohon untuk buah-buahan dan tanaman beras, ini sangat bermanfaat karena pohon, setiap pohonnya mengeluarkan oksigen untuk menghidupi dua orang manusia," katanya.
Dadang juga meminta setiap ASN untuk terus menanam pohon, agar alam di Kabupaten Bandung tetap terjaga dengan baik.
"Nah, mudah-mudahan ini terus berlanjut dan bukan hanya hari ini saja tapi seluruh ASN tetap setiap ada kelebihan uang tolong tanami pohon di wilayah Kabupaten Bandung," kata Dadang.
Ia mengungkapkan bahwa wilayahnya saat ini dikepung bencana, sehingga peringatan ulang tahun menjadi ajakan untuk memperbaiki kondisi. Ia menilai bahwa ini mungkin teguran atau ujian dari Allah.
"Saya melihat kondisi saat ini kondisi yang kurang begitu apa namanya, kondisi alamnya tidak berpihak. Tapi ini salah satu peringatan dan juga mungkin teguran ataupun ujian dari Allah bahwa kita harus lebih bisa memperbaiki," jelasnya.
Dadang menegaskan bahwa kegiatan yang semula akan digelar secara meriah kini diganti dengan kegiatan sederhana. Pada malam harinya, akan diadakan doa bersama.
"Maka dalam merayakan hari jadi Kabupaten Bandung yang biasanya ada karnaval dan sebagainya kita hilangkan, cukup upacara dan paripurna. Insya Allah Maghrib kita istighosah doa bersama," pungkasnya.
Perubahan ini menandai langkah sederhana namun bermakna. Dengan menanam bibit pohon alih-alih karangan bunga, Kabupaten Bandung menegaskan komitmen terhadap lingkungan. Langkah ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain yang menghadapi tantangan serupa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
