Bupati Ciamis Dorong ASN Anggaran di Defisit Rp150 Miliar

Andi B. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 62 dibaca
Bisik.id
Bupati Ciamis Dorong ASN Anggaran di Defisit Rp150 Miliar

Gambar atau konten salah?

Di hari pertama kerja usai libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, 25 Maret 2026, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali beraktivitas. Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, memimpin apel di halaman Pendopo Ciamis dan menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada semua pegawai.

Ia berharap semua ibadah yang telah dilaksanakan selama bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT dan mengajak semua pihak agar dapat kembali merayakan Ramadan di tahun mendatang. Selama sambutannya, Herdiat menyoroti kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang sedang mengalami defisit besar, sekitar Rp 150 miliar.

“Pemkab Ciamis kondisi APBD sangat prihatin, masih defisit Rp 150 miliar, untuk ukuran Ciamis ini sangat besar. Beda dengan kabupaten kota lain yang PAD-nya tinggi, PAD kita hanya Rp 374 miliar per tahun. Itu juga Rp 208 miliar tidak bisa digunakan karena BLUD rumah sakit. Jadi yang bisa digunakan tidak lebih dari Rp 150 miliar. Ini untuk membiayai para OPD, camat, termasuk kepala desa,” ungkapnya.

Herdiat menjelaskan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih terbatas, sehingga sebagian besar anggaran tidak dapat dialokasikan untuk kegiatan operasional. Ia menekankan bahwa meski demikian, tidak boleh menjadi alasan bagi ASN untuk menurunkan kinerja. Ia mengajak semua pegawai tetap solid, kompak, dan bersemangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita harus tunjukkan bahwa meski dengan segala keterbatasan, kita memiliki semangat kebersamaan yang luar biasa. Kita harus bekerja keras dan berupaya lebih mandiri, tanpa membebani masyarakat,” tegasnya.

Herdiat juga mendorong seluruh jajaran untuk mengoptimalkan potensi daerah guna meningkatkan pendapatan. Ia menegaskan bahwa tidak akan menaikkan pajak yang memberatkan masyarakat, mengingat dampak pandemi COVID‑19 masih terasa. Ia menjelaskan bahwa periode 2019‑2024 merupakan masa pemulihan setelah pandemi, di mana banyak pelaku usaha mengalami kesulitan, sedangkan periode 2025‑2030 akan difokuskan pada kebijakan efisiensi anggaran.

“Jangan sampai kita menyerah atau melempem karena APBD kecil. Ini bukan hanya terjadi di Ciamis, tetapi hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia,” tambahnya.

Selama sambutannya, Herdiat menekankan pentingnya menjaga integritas sebagai ASN. Ia mengingatkan agar para pegawai tidak sembarangan berbicara di ruang publik. Ia menegaskan bahwa disiplin kerja dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat adalah tugas utama ASN.

Setelah apel, Bupati Herdiat bersama pegawai Sekretariat Daerah melaksanakan acara halal bihalal sebagai wujud kebersamaan dan solidaritas di lingkungan pemerintahan.

Dengan kondisi APBD yang masih defisit, Bupati Herdiat menegaskan bahwa semangat kerja keras, kebersamaan, dan efisiensi anggaran menjadi kunci untuk tetap memberikan pelayanan publik yang baik tanpa memberatkan masyarakat. Keterbatasan anggaran tidak boleh menghalangi upaya meningkatkan pendapatan daerah dan menjaga integritas ASN.

Bupati Herdiat SunaryaAPBD defisitASNPADkebijakan efisiensi anggaranCOVID‑19kebersamaan

Komentar

Memuat komentar...