Bupati Luwu Utara Kirim 7 ASN ke Latihan Komcad Makassar
Gambar atau konten salah?
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, hadir di Makassar untuk upacara pembukaan Latihan Dasar Militer Komponan Cadangan (Komcad). Pada Senin, 30 Maret 2026, ia mengumumkan bahwa ia telah mengirimkan 7 ASN untuk mengikuti pelatihan tersebut.
“Alhamdulillah kami telah mengirimkan 7 ASN untuk masuk dalam komando cadangan ini, dan insyaallah kami akan menyiapkan lagi untuk dipersiapkan sebagai pertahanan negara,” ucap Andi Rahim kepada wartawan.
Pelatihan kemiliteran tersebut dilaksanakan di Rindam XIV/Hasanuddin, Desa Mata Allo, Kecamatan Bontomarannu, Gowa pada 30 Maret. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh unsur Forkopimda Sulsel dan kepala daerah.
Andi Rahim menjelaskan, “Komando cadangan ini adalah pelaksanaan dari undang-undang dasar untuk mempersiapkan pertahanan kita di ASN yang insya Allah akan memperkuat barisan dalam negara kita,” ia tambah.
Ia juga menegaskan bahwa para ASN akan dilatih selama 2 bulan. “Para ASN ini insyaallah akan dilatih kurang lebih 2 bulan untuk memperkuat barisan dalam pertahanan negara kita tercinta,” kata Andi Rahim.
Menutup pidatonya, ia berharap pelatihan ini tidak hanya memperkuat negara, tetapi juga menumbuhkan jiwa kedisiplinan dan patriotisme. “Mudah-mudahan tidak hanya penguatan negara yang kita lahirkan, tetapi juga melahirkan jiwa kedisiplinan dan patriotisme kita,” tutupnya.
Pelatihan ini bertujuan mempersiapkan barisan pertahanan negara melalui komando cadangan, menambah kesiapan ASN dalam menghadapi tantangan keamanan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
