Bupati Luwu Utara Usulkan Irigasi dan Bendungan di Rakornas
Gambar atau konten salah?
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim datang ke Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Pertanian yang digelar di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta pada 20 April 2026. Ia menyampaikan rasa syukur atas kehadirannya dan menekankan pentingnya kesiapan menghadapi El Nino.
“Alhamdulillah kami telah menghadiri rapat koordinasi di Kementerian Pertanian Republik Indonesia, yang dimana rapat tersebut membahas bagaimana kesiapan dalam menghadapi El Nino,” kata Andi Rahim kepada detikSulsel pada 21 April 2026. Rapat tersebut dihadiri langsung Mentan Andi Amran Sulaiman dan Wamentan Sudaryono, serta beberapa dirjen pertanian dan dirjen Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Di tengah pertemuan, Andi Rahim mengusulkan kebutuhan irigasi yang luas. Ia menegaskan bahwa 36 titik perpompaan, 30 titik perpipaan, 30 titik embung, 30 titik dam parit, dan 205 titik irigasi tersier akan menjadi kunci untuk mencapai target program cetak sawah seluas 20.000 hektare di Luwu Utara.
Selain itu, ia menambahkan usulan vertikal drayer untuk membantu petani pasca panen. “Kita juga mengusulkan termasuk vertikal drayer untuk membatu petani dalam pasca panen sehingga gabah petani dapat terserap ke penggilingan yang ada di Luwu Utara,” jelasnya.
Dalam rangka memperkuat infrastruktur air, Andi Rahim mengajukan pembangunan bendungan kepada Dirjen PSDA Kementerian PU. Ia menjelaskan bahwa penuntasan bendungan dan saluran sekunder menjadi penunjang utama dalam keberhasilan cetak sawah. “Pembangunan Bendung Kanjiro dan penuntasan saluran sekunder dan tersier di Bendung Baliase juga kita usulkan kepada Dirjen PSDA Kementerian PU yang juga hadir dalam forum tersebut,” tutupnya.
Usulan‑usulan ini menandai langkah konkret Luwu Utara dalam meningkatkan produksi sawah dan infrastruktur pasca panen, sejalan dengan rencana nasional untuk menanggulangi dampak El Nino dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz