Bus Trans Semarang Dijual, Melintas di Temanggung
Gambar atau konten salah?
Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan bus Trans Semarang melintas di jalan di Temanggung. Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, mengonfirmasi bahwa kendaraan tersebut sudah dijual.
Unggahan itu muncul di akun Instagram @menuditemanggung. Dalam keterangannya, disebutkan bahwa dua unit bus Trans Semarang terlihat melewati perempatan Madureso di Temanggung pada malam hari, Sabtu 04 Juli 2026. Bus-bus itu dikabarkan bergerak menuju pusat kota Temanggung.
Dalam video yang beredar, bus berwarna merah itu masih membawa ciri khas Trans Semarang. Namun, tulisan "Semarang" di badan bus sudah tidak utuh lagi. Hanya huruf "S" yang tersisa. Akun tersebut menulis, "Sabtu (04/07) kemarin ketemu 2 Bus TransSemarang melewati perempatan Madureso menuju arah Temanggung Kota. Kaget aja Mimin kira udah ada trayek Temanggung - Semarang via Trans Semarang."
Haris menjelaskan bahwa bus-bus tersebut sebelumnya beroperasi di koridor 2 Trans Semarang. "Itu merupakan eks unit koridor 2 yang tahun ini melakukan peremajaan," ujarnya saat dihubungi pada hari ini, Rabu 08 Juli 2026.
Menurut Haris, bus itu sudah dibeli oleh pihak di wilayah Temanggung. Namun, ia tidak mengetahui secara pasti siapa pembelinya. "Jadi, informasi yang kami terima dari pihak operator eks armada Trans Semarang koridor 2, itu dibeli arahnya ke Temanggung, Wonosobo sana. Kita nggak tahu persis siapa pembelinya," katanya.
Meski begitu, Haris menegaskan bahwa pihaknya sudah memperingatkan operator untuk melepas semua atribut Trans Semarang sebelum bus dijual. Setelah terjual, bus tersebut bukan lagi tanggung jawab Trans Semarang. Apalagi, armada itu milik operator atau pihak ketiga, bukan milik pemerintah.
"Kami sudah menyampaikan kepada seluruh operator untuk eks armada Trans Semarang sebelum dipindahtangankan itu harus dilucuti dulu segala sesuatu terkait identitas Trans Semarang," ungkapnya. Ia menambahkan, "(Bus yang terjual) Sudah bukan kewenangan kami. Mengingat unitnya juga milik operator, milik pihak ketiga."
Bus Trans Semarang yang sudah dijual itu sebenarnya bagian dari program peremajaan armada. Peremajaan dilakukan untuk mengganti kendaraan lama dengan yang baru. Tapi dalam prosesnya, bus bekas tetap bisa dipakai di daerah lain. Hanya saja, identitas aslinya harus dihapus agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
