Campak Cilacap: 123 Suspek, 31 Positif, 4 Desa Terkena

Wati N. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 85 dibaca
Bisik.id
Campak Cilacap: 123 Suspek, 31 Positif, 4 Desa Terkena

Gambar atau konten salah?

Kasus campak di Kabupaten Cilacap melonjak sejak awal 2026. Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat 123 suspek dan 31 positif. KLB (kejadian luar biasa) terjadi di empat desa, kata Hassanudin, kepala Dinkes, saat dihubungi wartawan Rabu, 01 April 2026.

"Total ada 123 suspek dan 31 kasus positif, dan KLB terjadi di empat desa," ujarnya. Empat desa KLB adalah Desa Binangun dan Limbangan di Kecamatan Wanareja, Desa Datar di Kecamatan Dayeuhluhur, serta Desa Sidanegara di Kecamatan Cilacap Tengah.

Selain keempat desa, kecamatan lain juga mulai muncul satu‑satu kasus. Hassanudin menegaskan bahwa penyebaran campak terdeteksi di wilayah lain meski jumlahnya terbatas.

Menanggapi situasi, Dinkes segera memprioritaskan pelaksanaan outbreak response immunization (ORI) di wilayah KLB. Semua balita usia 9 hingga 59 bulan di empat desa sudah menjadi sasaran vaksinasi. Selanjutnya ORI akan kita lanjutkan ke seluruh wilayah Cilacap dengan sasaran yang sama, tambahnya.

Untuk mendukung langkah tersebut, Dinkes memastikan ketersediaan vaksin terus dijaga. Distribusi vaksin ke puskesmas sudah dilakukan agar imunisasi dapat segera berjalan. Vaksin yang ada sudah kami distribusikan ke puskesmas, dan semuanya akan segera menjadwalkan pelaksanaan imunisasi, jelas Hassanudin.

Ia meminta warga yang mengalami gejala segera memeriksakan diri dan melakukan isolasi mandiri. "Kami minta yang sakit segera berobat dan melakukan isolasi agar tidak menularkan ke yang lain," pungkasnya.

Kasus campak di Cilacap menunjukkan pentingnya pemantauan dan vaksinasi cepat. Langkah-langkah Dinkes, termasuk ORI dan distribusi vaksin, bertujuan menekan penyebaran penyakit dan melindungi balita di wilayah terdampak.

campakCilacapKLBDinkesvaksinasi ORIdesabalita

Komentar

Memuat komentar...