Christine Hakim Sahabat Jokowi: Pertemuan Hangat di Solo
Gambar atau konten salah?
Pada Selasa, 07 April 2026, Christine Hakim bertemu dengan Joko Widodo di kediaman presiden di Sumber, Banjarsari, Solo.
Akhirnya, pertemuan berlangsung hampir satu jam. Christine Hakim tiba di kediaman presiden sekitar pukul 10.00 WIB dan keluar sekitar pukul 11.00 WIB.
Usai bertemu, Christine Hakim menerima oleh‑oleh berupa karak satu toples dari Iriana Joko Widodo.
"Ini dari Ibu Jokowi oleh-oleh buat di jalan, katanya buat kita semua,"
Christine menyebut bahwa oleh‑oleh tersebut diberikan Iriana untuk camilan selama di jalan.
"Banyak banget lah. Kita kan silaturahmi ya, karena kami tahu Bapak juga masih dibutuhkan untuk membantu ya, pemikirannya, dukungannya, buat kepentingan masa depan Indonesia, apalagi dalam situasi yang seperti sekarang,"
Dia menegaskan bahwa kedatangannya adalah bentuk silaturahmi. Meski sudah tidak menjabat sebagai Presiden, ia menyebut Jokowi masih dibutuhkan untuk bangsa dan negara.
"Sampai saat ini kan Bapak Presiden Prabowo dan Pak Jokowi sudah menunjukkan kepada kita semua bagaimana pemimpin itu harus bersatu kan ya, buat kepentingan bangsa dan negara. Karena kalau gaduh terus nanti yang kasihan pasti rakyat," terangnya.
Di sisi lain, ia menyebut bahwa hubungan Jokowi dengan Presiden Prabowo Subianto adem ayem. Sehingga menunjukkan pemimpin yang bersatu.
Disinggung apakah dirinya mengajak Jokowi main film, Christine Hakim membantah.
"Nggak, kasihan Pak Jokowi kayak kurang kerjaan aja suruh main film. Jangan dong, Pak Jokowi jangan disuruh main film,"
Ia sempat membacakan puisi untuk Jokowi dengan judul Tak Banyak Kata untuk Pak Jokowi.
"Terusnya harapan kami semua, mudah-mudahan Bapak dan keluarga Bapak, Ibu dan keluarga semua, diberikan kesehatan yang sempurna, kesehatan yang sempurna, dan selalu dalam perlindungan Allah Yang Maha Kuasa dan dikasih kekuatan yang lebih sama Allah," pungkasnya.
Sebagai aktris senior yang pernah membintangi film Eat Pray Love dan Perempuan Tanah Jahanam, Christine Hakim tetap aktif dalam dunia perfilman.
Pertemuan ini menegaskan kembali hubungan hangat antara mantan presiden dan pemimpin saat ini, serta peran penting yang masih dimiliki oleh tokoh publik dalam mendukung kepentingan bangsa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
