Cuaca Sumut Sepekan: Panas Siang, Hujan Deras Malam
Gambar atau konten salah?
Warga Sumatera Utara (Sumut) perlu bersiap menghadapi cuaca yang agak tidak menentu dalam sepekan ke depan. Suhu udara panas diprediksi akan menyengat di siang hari, namun hujan deras juga berpotensi turun pada malam hari.
Tim Meteorology Early Warning System dari BBMKG Wilayah I menyatakan bahwa kondisi cuaca di Sumut saat ini masih labil. Pernyataan ini disampaikan pada Senin, 06 Juli 2026. Cuaca yang tidak stabil ini dipengaruhi oleh beberapa faktor atmosfer.
"Dalam sepekan ke depan cuaca di wilayah Sumut dipengaruhi gelombang atmosfer, belokan angin serta kondisi labilitas udara yang masih cukup labil," demikian bunyi keterangan resmi BBMKG Wilayah I. Mereka juga menambahkan bahwa suhu permukaan laut di Selat Malaka dan Perairan Barat Sumut ikut mendukung proses pengangkatan massa udara dan pembentukan awan hujan.
Pada siang hari, cuaca umumnya akan cerah hingga cerah berawan. Kondisi ini menyebabkan suhu udara meningkat cukup signifikan. Pemanasan yang kuat di siang hari inilah yang kemudian memicu pertumbuhan awan konvektif pada sore hingga malam hari. Awan-awan ini berpotensi membawa angin kencang dan hujan di beberapa wilayah Sumut.
Secara umum, cuaca di Sumut dalam sepekan ke depan akan didominasi oleh hujan, mulai dari intensitas ringan hingga lebat. Beberapa daerah diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Wilayah-wilayah tersebut antara lain Asahan, Binjai, Batu Bara, Dairi, Deli Serdang, Karo, Langkat, Medan, Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Humbahas, Toba, dan Simalungun.
Menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Hujan lebat yang disertai angin kencang bisa terjadi secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari. Warga di daerah-daerah yang disebutkan di atas diminta untuk lebih berhati-hati.
Cuaca panas di siang hari dan hujan deras di malam hari adalah pola yang umum terjadi di wilayah tropis seperti Sumut selama musim pancaroba atau saat kondisi atmosfer tidak stabil. Perbedaan suhu yang ekstrem antara siang dan malam menjadi pemicu utama terbentuknya awan hujan yang lebat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bobby Nasution: ASN Jangan Dilema Pilih Melayani Rakyat atau Atasan
Google Rilis Fitur Anti-Maling untuk Android 15
Tekanan Mental Hak Asuh Anak, Kesehatan Ruben Onsu Menurun
Tiorita Surbakti Jadi Plt Bupati Langkat
Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Aceh Timur, 1 Mobil Hangus
6 Kebiasaan Orang Cerdas Tanpa Disadari
Berita Terbaru
Cuaca Sumut Sepekan: Panas Siang, Hujan Deras Malam
Diskresi Bahlil ke IAS Bukan Jaminan Menang di Musda Golkar
Kopdes Bandung Barat Dibangun di Lokasi Tak Biasa
Kolam Retensi Gedebage Kering, Warga Minta Dikeruk
Camat Boyolali Dilaporkan Kirim Video Porno ke Mantan Karyawati
Duel Sengit Portugal vs Spanyol di 16 Besar Piala Dunia
Kemenkes Hentikan Program Dokter Spesialis Usai Dugaan Perundungan
4 Sikap Food Influencer yang Paling Dikeluhkan
