Daop 4 Semarang Amankan 165 Barang Lebaran, Nilai Rp105 Juta
Gambar atau konten salah?
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang mencatat ratusan barang milik penumpang yang tertinggal selama masa libur Lebaran 2026. Nilai total barang yang diamankan mencapai lebih dari Rp 105 juta.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan data tersebut. Ia mengatakan ratusan barang tersebut diamankan selama periode 11-27 Maret 2026. Selama 17 hari itu, 165 barang penumpang yang tertinggal berhasil dikumpulkan.
"Sepanjang 17 hari masa angkutan Lebaran, kami berhasil mengamankan 165 barang yang langsung dimasukkan ke sistem Lost and Found KAI. Nilai estimasi keseluruhan barang mencapai lebih dari Rp 105 juta," kata Luqman dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27 Maret 2026).
Menurutnya, sistem Lost and Found menjadi salah satu bentuk pelayanan KAI untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang. Sebagian besar barang yang ditemukan sudah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.
"Barang yang tertinggal terdiri dari berbagai jenis item berharga, seperti tas beserta isinya, barang elektronik, dompet, jaket, dokumen penting, hingga helm," ujarnya.
Meski barang bawaan merupakan tanggung jawab pribadi masing-masing pelanggan, namun sebagai bentuk pelayanan prima, KAI tetap berkomitmen membantu mengamankan dan mengembalikan barang-barang yang tertinggal, jelasnya. Petugas announcer juga rutin mengingatkan penumpang untuk menjaga barang bawaan, baik saat di stasiun maupun di dalam kereta.
Pada periode yang sama, Luqman melaporkan bahwa jumlah penumpang KA di Daop 4 Semarang juga mengalami peningkatan. Tercatat ada 953 ribu penumpang, terdiri dari 459 ribu penumpang naik dan 492 ribu penumpang turun.
"Okupansi penumpang juga meningkat 14 persen dibandingkan periode yang sama pada angkutan Lebaran tahun lalu," ungkap Luqman.
Sementara itu, khusus hari ini KAI Daop 4 Semarang melayani 58.319 penumpang. Rinciannya, 30.368 penumpang naik dan 27.951 penumpang turun di berbagai stasiun wilayah Daop 4.
"Kami ingin masyarakat semakin yakin memilih kereta api sebagai moda transportasi yang efisien, ramah lingkungan, serta mengedepankan keamanan dan kenyamanan dalam setiap perjalanannya," tutupnya.
Data ini menunjukkan bahwa selama libur Lebaran, KAI Daop 4 Semarang tidak hanya menangani volume penumpang yang tinggi, tetapi juga berhasil mengelola barang hilang dengan baik. Keberhasilan sistem Lost and Found dan peningkatan okupansi menegaskan komitmen KAI dalam memberikan layanan yang aman dan nyaman bagi penumpang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai
