Darmina Sikki Kulasse Meninggal Saat Tawaf, Risiko Tinggi
Gambar atau konten salah?
Darmina Sikki Kulasse (48) dari Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, meninggal di Makkah, Arab Saudi.
Korban diduga lelah saat melakukan tawaf. Kepala Kemenag Soppeng, Afdal, mengatakan, “Almarhumah meninggal dunia saat melakukan tawaf di Ka'bah. Dia sudah mau menyelesaikan putaran ketiga antara rukun yamani dan hajar aswad,” pada 23 Mei 2026.
Darmina meninggal saat melaksanakan tawaf wajib di Masjidil Haram pada 21 Mei 2026. Ia tergabung dalam kloter 41, yang juga menampung jemaah dari Parepare, Gowa, dan Soppeng.
Jumlah jemaah kloter 41: Parepare 92, Gowa 59, Soppeng 235. Afdal menambahkan, almarhumah terlihat sehat dan tidak menunjukkan keluhan selama perjalanan, baik di pesawat maupun bus menuju ibadah.
Namun, keluarga dan pemeriksaan medis menunjukkan Darmina memiliki riwayat penyakit jantung iskemik, hipertensi, dan hiperlipidemia. Ia juga didiagnosis mengalami syok kardiogenik, menempatkannya dalam kategori jemaah risiko tinggi (risiko berat).
Peristiwa ini menyoroti pentingnya perhatian kesehatan bagi jemaah haji, terutama bagi yang memiliki kondisi medis tertentu.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
