Debit Air Waduk Gajah Mungkur Naik, Spillway Tetap Ditutup
Gambar atau konten salah?
Debit air di Waduk Gajah Mungkur (WGM) Kabupaten Wonogiri naik akibat hujan deras yang berlangsung cukup lama. Curah hujan ini menurunkan air secara merata di kawasan Solo Raya sore hari.
Walaupun debit air meningkat, BPBD Wonogiri menegaskan bahwa spillway belum akan dibuka. Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, menjelaskan situasi saat ini.
“Iya, ada kenaikan debit air di WGM. Statusnya masih siaga hijau,” kata Fuad. Ia menambahkan bahwa pintu air atau spillway WGM masih ditutup karena pertimbangan teknis. Volume Sungai Bengawan Solo di wilayah Sukoharjo dan Kota Solo dianggap cukup tinggi, sehingga pembukaan spillway tidak dianggap aman.
Di sisi lain, pantauan pintu air di Jurug, Kota Solo, menunjukkan ketinggian Sungai Bengawan Solo sudah siaga merah sejak pukul 08.00. Komandan SAR Perum Jasa Tirta (PJT), Bayu, menyatakan bahwa meski status masih merah, volume air di pintu Jurug sudah mulai turun.
“Naiknya sejak jam 24.00 WIB tadi. Saat ini statusnya siaga merah, dan mulai turun,” ujar Bayu. Situasi ini menandakan bahwa aliran air di wilayah Solo masih dipantau ketat, namun ada indikasi penurunan yang dapat mengurangi risiko banjir di daerah tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
