Demak Siap Arus Khusus Grebeg Besar 2026, Rute Jalan
Gambar atau konten salah?
Demak akan menyambut prosesi Grebeg Besar 2026. Pada hari Rabu, 27 Mei 2026, prajurit patangpuluhan akan mengitari kota. Kegiatan ini dirancang dengan rencana arus lalu lintas khusus.
KBO Sat Lantas Polres Demak, Iptu Djoko Prayitno mengumumkan rute iring-iringan dimulai dari Pendopo Kabupaten Demak menuju Makam Kadilangu. Pengalihan arus akan dimulai sejak pukul 06.00 WIB.
Rute ini melewati beberapa titik penting di Demak. Penyekatan akan dilakukan di traffic light (TL) Bogorame, Taman Kijang, Telkom, Toko Pojok Hartono, Kejaksaan, Pondok Bambu, TK Pamekar Budi, Kracaan, Kolam Renang Polaris, Betengan, TL Jebor, dan TL Petek.
“Rekayasa lalu lintas iring-iringan prajurit patangpuluhan pada Rabu, 27 Mei 2026 pukul 06.00 WIB - 12.00 WIB,” kata Djoko dalam keterangannya, Selasa, 26 Mei 2026.
Djoko menambahkan, “Penyekatan menuju arah kota. Arah Kudus ke Semarang maupun sebaliknya agar lewat Jalur Lingkar,” agar kendaraan tidak melewati jalur utama.
Ia mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas dan rambu-rambu lalu lintas selama pengalihan arus lalu lintas ini diberlakukan. “Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan, mengutamakan keselamatan berkendara, dan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan,” pungkas Djoko.
Dengan penyesuaian arus lalu lintas ini, diharapkan prosesi Grebeg Besar 2026 dapat berlangsung dengan lancar dan aman bagi semua pihak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
