Diageo Tunjukkan Pertumbuhan Penjualan Q3, Saham Naik 5%
Gambar atau konten salah?
Diageo, produsen minuman asal Inggris, mengumumkan hasil kuartal ketiga yang lebih baik dari yang diprediksi. Perusahaan ini, yang memproduksi wiski Johnnie Walker dan bir hitam Guinness, mencatat kenaikan penjualan bersih organik sebesar 0,3% pada periode yang berakhir 30 Maret 2026.
Angka tersebut menembus ekspektasi analis yang sebelumnya memperkirakan penurunan sebesar 0,8%. Kenaikan ini membuat saham Diageo naik lebih dari 5% di bursa London pada pembukaan perdagangan, menempatkannya sebagai salah satu pemenang terbesar di indeks FTSE 100.
Keberhasilan ini memberi sedikit kelegaan bagi Kepala Eksekutif Debra Crew. Ia sempat menghadapi tekanan setelah perusahaan mengeluarkan peringatan laba pada November 2025, yang disebabkan oleh penumpukan stok di wilayah Amerika Latin dan Karibia (LAC).
Berbeda dengan periode sebelumnya, wilayah LAC kini mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 16,2%. Peningkatan ini dipicu oleh distributor di Brasil yang mulai menambah persediaan sebelum turnamen sepak bola pada Juni 2026. Momentum Paskah yang jatuh lebih awal juga membantu penjualan produk ready‑to‑drink.
Di Eropa, penjualan organik tumbuh 8,8%. Kenaikan ini didorong oleh permintaan kuat untuk bir Guinness serta libur Paskah yang memberi kesempatan tambahan bagi konsumen.
Wilayah Afrika menunjukkan pertumbuhan paling besar, mencapai 17,1%. Peningkatan ini dipimpin oleh penjualan di Tanzania, Uganda, dan Afrika Selatan, yang menunjukkan performa kuat di pasar tersebut.
Walaupun mengalami variasi di beberapa pasar, Diageo tetap mempertahankan prospeknya untuk paruh kedua tahun fiskal 2026. Perusahaan mengharapkan tingkat pertumbuhan penjualan bersih organik yang secara garis besar serupa dengan paruh pertama tahun ini.
Secara keseluruhan, Diageo berhasil memanfaatkan pasar utama di Eropa dan Amerika Latin, sementara CEO Debra Crew merayakan perbaikan kinerja setelah peringatan laba. Prospek ke depan tetap stabil, menandakan bahwa strategi penyesuaian pasar dan distribusi telah memberikan hasil positif bagi perusahaan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
