Dua Wisatawan Hilang di Curug Cileat, Tim SAR Terus Cari

Dani L. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 98 dibaca
Bisik.id
Dua Wisatawan Hilang di Curug Cileat, Tim SAR Terus Cari

Gambar atau konten salah?

Di Subang, tim SAR gabungan masih menelusuri dua wisatawan yang diduga tertimbun longsor di kawasan Curug Cileat, Kampung Cibago, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada 16 Mei 2026.

Korban yang dicari bernama Alda Apriliani (22) dari Cikampek, Karawang, dan Winda Limbong (20) dari Kosambi, Karawang. Hingga hari kedua pencarian, belum ada temuan.

Udin Jazudi, kepala BPBD Kabupaten Subang, mengatakan pencarian kembali dimulai dari jalur pendakian menuju Curug Cileat. Tim menyisir area di mana sebelumnya ditemukan barang-barang yang diduga milik korban, seperti telepon genggam dan sepatu.

Tim sudah bergerak kembali melakukan pencarian,” ujar Udin Jazudi saat dihubungi melalui sambungan telepon, 16 Mei 2026.

Longsor terjadi pada 15 Mei 2026 sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, wilayah Kecamatan Cisalak dan sekitarnya diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi, memicu longsor tebing setinggi sekitar 250 meter di jalur menuju Curug Cileat.

Menurut Udin, kejadian tersebut disaksikan langsung oleh rekan‑rekan korban yang berada dalam satu rombongan pendaki. Dari lima orang dalam rombongan itu, tiga orang berhasil selamat, sementara dua lainnya hilang diduga tertimbun material longsor.

Korban yang diduga tertimbun longsoran diantaranya Alda Apriliani (22) warga Cikampek dan Winda Limbong (20) warga Kosambi Karawang. Sementara korban selamat diantaranya Sinta Bela (28) warga Kosambi Karawang, Sari Nengsih (25) dan Sulistia (20) keduanya warga Cikampek Karawang,” ungkapnya.

Saat kejadian, rombongan wisatawan tersebut berjalan beriringan menuju Curug Cileat. Tiga orang yang selamat berada di belakang, sedangkan kedua korban berada tepat di area titik longsor. Tidak lama kemudian terdengar suara gemuruh sebelum tebing runtuh dan menimbun jalur pendakian.

Kedua korban tersebut langsung hilang terbawa longsor. Dan di sana ga ada jalan lagi menuju curug karena sudah tertutup longsor,” imbuhnya.

Petugas BPBD bersama warga setempat sempat melakukan pencarian hingga Jumat malam sekitar pukul 19.30 WIB. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil dan kedua korban diduga masih tertimbun longsoran.

Longsoran tanah yang menyeret dua wisatawan tersebut mengarah ke aliran Sungai Cileat,” kata Udin.

Situasi ini menunjukkan betapa cepatnya kondisi alam dapat berubah, menuntut kesiapsiagaan dan koordinasi tim SAR serta warga setempat untuk menanggapi bencana dengan cepat dan efektif.

Longsor Curug CileatTim SAR SubangWisatawan hilangBPBD SubangKecamatan CisalakHujan derasTitik longsorSungai Cileat

Komentar

Memuat komentar...