Embun Es Menutupi Dataran Tinggi Dieng, Suhu Turun Hingga 0°C

Guntur P. · 2 min baca · 1 jam lalu · 28 dibaca
Bisik.id
Embun Es Menutupi Dataran Tinggi Dieng, Suhu Turun Hingga 0°C

Gambar atau konten salah?

Embun es mulai menutupi dataran tinggi Dieng Banjarnegara pada akhir pekan lalu. Pada pagi hari, suhu di kawasan tersebut turun hingga 0 derajat Celsius, menandakan kondisi yang cukup dingin untuk pembentukan embun es. Kepala UPT Dieng Banjarnegara, Wibi Satria N, melaporkan bahwa fenomena ini sudah mulai terlihat sejak Minggu (07 Juni 2026).

Menurut Wibi, “Kemarin per hari Minggu itu sudah mulai ada (embun es) muncul tapi nggak banyak sih, Mas. Kalau letaknya itu sekitaran lapangan, lapangan di dekat kompleks Candi Arjuna,”. Ia menambahkan bahwa suhu pada Minggu pagi mencapai 2 derajat Celsius, Senin 1 derajat, dan sempat 0 derajat pada pagi hari. Wibi menekankan bahwa meski embun es sudah muncul, belum merata dan tidak terlalu tebal.

Widi, salah satu pengamat di daerah tersebut, menjelaskan bahwa kondisi angin malam sangat memengaruhi munculnya embun es. “Kita lihat cuaca malam harinya, kalau malam harinya anginnya kencang biasanya paginya nggak muncul es. Tapi kalau malam harinya anginnya tenang, ya, biasanya paginya baru muncul embun es,” ungkapnya. Ia menambahkan, “Sudah 2 minggu ini nggak hujan ini, Mas. Kalau bertahan nggak hujan, ya, insyaallah embun esnya akan ada agak lama ini. Kalau ada hujan, angin kencang, ya, hilang lagi gitu,”.

Widi juga memperkirakan bahwa puncak fenomena ini kemungkinan akan berlangsung pada periode Juli hingga akhir Agustus. Ia menyatakan, “Kemungkinan kalau selama nggak hujan lagi, ya, kan kadang beberapa wilayah masih kemarau basah gitu. Insyaallah antara bulan Juli-Agustus nanti. Seringnya sih puncaknya ketika bulan Agustus ketika ada acara DCF (Dieng Culture Festival) itu, Mas,”. Menurutnya, suhu terendah di Dieng bisa mencapai -4 derajat Celsius pada periode tersebut.

Menurut BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Harits Syahid Hakim menyatakan bahwa suhu di Dieng saat ini sudah 0 derajat Celsius, meningkatkan peluang terbentuknya embun es. “Berdasarkan beberapa pantauan, terutama dari teman-teman di Dieng, suhunya sudah mendekati nol derajat. Biasanya kalau sudah mendekati nol memang proses pembekuan itu sudah terjadi,” kata Harits.

Untuk para wisatawan yang ingin menyaksikan embun es, BMKG menyarankan persiapan fisik dan perlengkapan. “Lebih cenderung ke persiapan fisik, kemudian alat-alat seperti jaket, kemudian juga kondisi tubuh kita. Lebih minum vitamin, kemudian juga menyediakan sarung tangan, kupluk, dan juga jaket tebal,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi tubuh dan menyiapkan perlengkapan seperti blanket dan pemanas gel. “Diutamakan lebih mempersiapkan kondisi dan perlengkapan. Obat-obatan kemudian blanket, segala macam pemanas gel juga mungkin harus dipersiapkan,” jelas Harits.

BMKG juga mengingatkan pendaki gunung untuk meningkatkan kewaspadaan, karena musim kemarau identik dengan suhu udara yang lebih dingin dan berisiko memicu hipotermia. Persiapan yang matang menjadi kunci agar perjalanan tetap aman.

Secara keseluruhan, embun es di dataran tinggi Dieng menunjukkan pola yang masih belum merata namun cenderung meningkat seiring berjalannya musim kemarau. Dengan suhu yang menurun mendekati nol, kondisi ini akan terus memicu pembentukan embun es, terutama pada periode Juli hingga akhir Agustus. Wisatawan dan pendaki disarankan untuk mempersiapkan perlengkapan hangat dan menjaga kesehatan tubuh agar dapat menikmati keindahan fenomena alam ini dengan aman.

Embun esDataran tinggi DiengSuhu 0°CBMKGFestival DCFRisiko hipotermia

Komentar

Memuat komentar...