Es Goyobod Ude Tetap Favorit di Tengah Minuman Modern

Arif S. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 87 dibaca
Bisik.id
Es Goyobod Ude Tetap Favorit di Tengah Minuman Modern

Gambar atau konten salah?

Es goyobod, minuman tradisional khas Garut, tetap menjadi favorit di tengah banyaknya minuman modern. Meski banyak pilihan es buah dan minuman kekinian, es goyobod ini masih memikat pelanggan setia.

Minuman ini terbuat dari goyobod yang kenyal, mirip jeli, dan dibuat dari tepung kanji. Biasanya disajikan dalam gelas, lalu dicampur topping seperti kelapa, alpukat, roti, kental manis, es serut, dan gula tebu cair. Setiap gelas berharga Rp 8.000, harga yang terjangkau bagi banyak orang.

Lapak Es Goyobod Ude terletak di Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Garut. Jaraknya kurang dari satu kilometer dari Alun‑Alun Garut di arah selatan. Ude, pemiliknya berusia 50 tahun, memulai usaha ini pada tahun 2002 setelah ayahnya, Asep, mulai menua. Ia mengelola lapak sebagai penerus tradisi keluarga yang sudah ada sejak tahun 1970-an.

“Ini turun-temurun. Yang pertama jualan itu bapak saya, sudah ada sejak tahun 1970‑an,” kata Ude kepada detikJabar.

Ude menjelaskan bahwa es goyobod tetap bertahan di tengah gempuran minuman kekinian. “Yang viral‑viral memang menyita perhatian. Tapi enggak lama redup lagi. Ujung‑ujungnya orang pasti cari yang legendaris. Ya salah satunya es goyobod ini,” ungkap Ude.

Penjualan di hari biasa mencapai sekitar 150 gelas. Namun di akhir pekan, penjualannya dapat dua hingga tiga kali lipat. “Pokoknya asal jangan dikasih hujan saja. Kalau hujan lesu,” ungkap Ude, menekankan bahwa cuaca memengaruhi arus pelanggan.

Menurut Ude, es goyobod di Garut berbeda dari penjual lain karena aroma khas kelapa. “Ini wangi dari kelapa. Karena sedari dulu kami pasti pakai kelapa dari Tasikmalaya. Gulanya juga asli tidak ada campuran kimia. Makanya setiap dagang selalu banyak lebah,” katanya.

Lapak Es Goyobod Ude buka setiap hari mulai jam 10 pagi. Jika pengunjung datang setelah jam 12 siang, lapak biasanya sudah tutup pada jam 2 siang, terutama saat ramai. Meskipun pelanggan setia, setiap hari, khususnya pada akhir pekan, ada wajah baru yang mampir untuk mencicipi es goyobod sederhana ini.

Es goyobod, dengan rasa manis, gurih, dan segar, tetap menjadi bagian penting dari kuliner Garut. Lapak Ude, yang telah ada sejak 1970-an, menunjukkan bahwa tradisi kuliner dapat bertahan lama jika tetap dijaga kualitasnya. Dengan harga terjangkau dan cita rasa autentik, es goyobod tetap menarik bagi penduduk lokal maupun pengunjung yang ingin merasakan cita rasa asli Garut.

Es GoyobodLapak UdeGarutTradisi KulinerMinuman KekinianHarga TerjangkauAroma Kelapa

Komentar

Memuat komentar...