Evakuasi Pendaki 16 Tahun di Gunung Lawu via Cetho Berhasil

Putri N. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 111 dibaca
Bisik.id
Evakuasi Pendaki 16 Tahun di Gunung Lawu via Cetho Berhasil

Gambar atau konten salah?

Evakuasi pendaki Gunung Lawu di jalur pendakian via Candi Cetho, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, dilakukan oleh tim relawan gabungan. Muhammad Arvan (16) dari Magetan menjadi korban yang dievakuasi. Petugas basecamp Cetho menerima laporan tentang pendaki yang memerlukan bantuan pada 26 Maret 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.

Menurut Hendro Prayitno, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar, petugas basecamp Cetho mendapat kabar bahwa pendaki asal Magetan mengalami cedera dan hipotermia di Pos IV di jalur pendakian via Cetho. “Ada laporan ke Basecamp Cetho bahwa ada pendaki asal Magetan yang mengalami cedera dan hipotermia di Pos IV di jalur pendakian via Cetho,” kata Hendro saat dihubungi pada 27 Maret 2026.

Menanggapi aduan tersebut, petugas melakukan pendataan, koordinasi, dan kajian untuk proses evakuasi. Selanjutnya, dua SRU yang berjumlah 16 personel dari relawan dan masyarakat diberangkatkan. Tim berangkat pagi ini sekitar pukul 08.00 WIB. “Saat ini pendaki sudah terevakuasi dengan selamat, dan perjalanan menuju pos Basecamp Cetho,” ucapnya.

Jumlah pendakian Gunung Lawu mengalami lonjakan pada libur Lebaran. Relawan Ceto (Reco) Eko Supardi Mamora mengatakan jalur pendakian via Cetho mulai dibuka kembali pada 1 Maret 2026 setelah ditutup sementara untuk rehabilitasi. Namun lonjakan jumlah pendaki baru terjadi sejak 22 Maret 2026. “Untuk tiga hari ini sejak Minggu, Senin, dan Selasa (siang) hampir 1.200 pendaki yang di atas. Ini masih mengalir terus,” kata Eko saat dihubungi pada 24 Maret 2026.

Eko memprediksi tingginya jumlah pendaki akan berlanjut hingga besok, karena anak sekolah dan kuliah masih libur hingga akhir bulan ini. Ia mengimbau para pendaki untuk tetap hati‑hati dan membawa perlengkapan lengkap. “Cuaca di Gunung Lawu masih sering turun hujan. Cuaca selama dua hari kemarin kalau sore turun hujan. Jadi para pendaki harus tetap mengutamakan safety, karena cuaca belum bisa diprediksi,” ucapnya.

Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, evakuasi pendaki menjadi prioritas. Kejadian ini menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi antara petugas lapangan, relawan, serta pendaki. Gunung Lawu tetap menjadi tujuan pendakian populer, namun risiko terkait cuaca dan cedera tetap harus diwaspadai.

Gunung LawuEvakuasi PendakiBasecamp CethoCedera & HipotermiaCuaca HujanRelawan RekoRehabilitasi Jalur

Komentar

Memuat komentar...