FairPrice Tawarkan Durian Murah 1.95 SGD, Penuh Pelanggan

Hari W. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 52 dibaca
Bisik.id
FairPrice Tawarkan Durian Murah 1.95 SGD, Penuh Pelanggan

Gambar atau konten salah?

Durian, buah yang terkenal dengan aroma kuat dan rasa manis-legit, tiba‑tiba menjadi bahan perbincangan di Singapura. Pada akhir pekan ini, gerai supermarket FairPrice menawarkan durian kampung seharga hanya 1,95 SGD per buah, setara dengan Rp 27.151. Harga ini membuat gerai di Bedok North Block 212 menjadi tempat berkumpulnya banyak pelanggan sejak pukul 7.15 pagi, walaupun penjualan resmi dimulai pukul 8.50 pagi.

Huang, salah satu pembeli, mengungkapkan, "Pembeli bernama Huang mengungkap jika ini bukan pertama kalinya gerai tersebut mengobral harga durian murah. Ini juga menjadi tahun keduanya membeli durian selama flash sale tersebut. Sekalipun murah, menurut Huang kualitas durian yang ditawarkan tetap memuaskan." Kata-kata ini menegaskan bahwa meski harganya sangat terjangkau, rasa dan kualitas durian tetap memuaskan bagi para penggemarnya.

FairPrice secara rutin mengadakan “flash sale” durian setiap tahun. Durian yang dijual biasanya disebut durian kampung, istilah yang tidak merujuk pada satu varietas tertentu. Di Singapura, penjual menggunakan istilah ini untuk menyebut berbagai jenis durian liar yang tidak dibudidayakan secara formal atau tidak memiliki nama resmi dari daerah asalnya.

Selama periode diskon, setiap pelanggan dapat membeli hingga dua buah durian, namun hanya 300 pelanggan pertama yang berhak mendapatkannya. Akibatnya, sekitar 600 buah durian ludes dalam satu jam. Meski varietasnya biasa, pelanggan tetap mengaku rasanya enak dan memuaskan.

Penjualan durian murah ini berlangsung hingga akhir pekan. Setelah itu, durian dipindahkan ke cabang FairPrice di Kang Kar Mall, mulai dari 29 Mei 2023 hingga 21 Mei 2023. Selanjutnya, durian akan tersedia di FairPrice Elias Mall Atrium pada 5 Juni 2023 hingga 7 Juni 2023.

Mulai 19 Juni 2023, jaringan supermarket ini akan meluncurkan prasmanan “all you can eat” durian seharga 85 SGD, setara dengan Rp 1.183.532. Paket ini akan menawarkan beberapa varietas, termasuk Mao Shan Wang, D24, dan Black Thorn. Harga ini menunjukkan bahwa FairPrice tidak hanya menawarkan durian murah, tetapi juga paket lengkap bagi para pecinta durian.

Mayoritas durian yang dijual di Singapura berasal dari Malaysia, negara tetangga. Musim panen diperkirakan akan berlangsung lebih lama, menghasilkan buah durian yang lebih lembut dan beraroma kuat. Hal ini membuat durian di Singapura tetap menjadi barang yang dicari, meski harganya bisa sangat tinggi.

Durian dikenal sebagai buah mahal karena proses tanamnya yang lama, sifat musiman, dan permintaan ekspor global yang tinggi. Biaya perawatan, distribusi yang rumit, serta banyaknya varietas premium turut memicu lonjakan harga. Di Indonesia, harga durian biasanya mulai dari Rp 100 ribuan per kilogram, tergantung pada jenisnya. Namun, di Singapura, harga tetap tinggi, sehingga banyak orang berhati-hati saat membeli.

Berbeda dengan situasi di Indonesia, beberapa gerai di Singapura kini menurunkan harga durian hingga sangat murah. Gerai FairPrice, jaringan supermarket terbesar di negara tersebut, menjadi sorotan karena penawaran durian kampung seharga 1,95 SGD per buah. Penjualan ini menarik banyak pelanggan, yang datang lebih awal untuk memanfaatkan harga terendah.

Durian kampung, meskipun tidak memiliki nama resmi, tetap menjadi favorit bagi pencinta durian. Mereka menghargai rasa yang kaya dan tekstur yang lembut. Penawaran durian murah di FairPrice memberikan kesempatan bagi masyarakat Singapura untuk menikmati buah ini tanpa harus mengeluarkan banyak uang.

Secara keseluruhan, penjualan durian murah di Singapura menunjukkan bahwa meski durian tetap menjadi buah mahal, ada peluang bagi konsumen untuk mendapatkan durian berkualitas dengan harga terjangkau. Penawaran ini juga menyoroti strategi pemasaran FairPrice yang memanfaatkan flash sale dan paket all‑you‑can‑eat untuk menarik pelanggan.

DurianFairPriceFlash SaleSingapuraHarga murahKampungMao Shan Wang

Komentar

Memuat komentar...