Foto Resolusi Tinggi Hajar Aswad Detail Terlihat Secara

Bambang W. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 117 dibaca
Bisik.id
Foto Resolusi Tinggi Hajar Aswad Detail Terlihat Secara

Gambar atau konten salah?

Hajar Aswad kembali menjadi sorotan internasional ketika pemerintah Arab Saudi mengumumkan foto resolusi super tinggi dari batu suci yang terletak di sudut Ka'bah, Masjidil Haram. Foto tersebut menampilkan detail permukaan, tekstur, dan warna asli batu yang sebelumnya jarang terlihat oleh mata manusia.

Foto tersebut dirilis oleh otoritas pengelola Dua Masjid Suci menggunakan teknologi fotografi panoramik dan focus stacking. Hasil akhirnya mencapai 49.000 megapixel, memungkinkan setiap bagian batu diperbesar tanpa kehilangan detail. Proses pengambilan gambar berlangsung selama sekitar tujuh jam di area Ka'bah, lalu tim memerlukan lebih dari 50 jam untuk mengolah dan menggabungkan 1.050 foto menjadi satu gambar digital berukuran sangat besar dan tajam.

“Ini pertama kalinya ada foto digital batu yang bisa diperbesar sedemikian rupa sehingga orang biasa pun dapat melihat Hajar Aswad dari dekat, seolah-olah menyentuhnya secara personal,” ujar Afifi Al-Akiti, dikutip dari CNN. Ia menambahkan bahwa foto ini memberi kesempatan bagi umat Muslim untuk melihat detail yang sebelumnya tidak terjangkau.

Reaksi banyak umat Islam bergejolak. Selama ini Hajar Aswad dikenal sebagai batu hitam, namun dalam foto resolusi tinggi itu, warna aslinya justru terlihat merah kecokelatan dengan beberapa bagian hitam pekat. “Orang bisa lihat bahwa ternyata batu ini tidak hitam,” kata Al-Akiti. Ia menganggap proyek tersebut sebagai perpaduan menarik antara teknologi modern dan nilai spiritual Islam.

Selain warna, detail lain yang terlihat jelas ialah retakan halus, tekstur permukaan batu, hingga bagian mengilap yang sebelumnya sulit diamati dari dekat. Bingkai perak yang mengelilingi Hajar Aswad juga tampak sangat detail dalam foto tersebut. Foto pertama memperlihatkan tampilan batu seperti yang biasa dilihat jemaah saat berada di Ka'bah, yakni dikelilingi bingkai perak mengilap. Foto kedua menampilkan bagian batu secara lebih utuh, sedangkan foto ketiga memperbesar permukaan tertentu sehingga detail kecil tampak sangat jelas.

Bagi umat Islam, Hajar Aswad memiliki makna spiritual penting. Batu tersebut berada di sudut timur Ka'bah dan menjadi titik awal tawaf saat ibadah haji maupun umrah. Dalam berbagai riwayat, Hajar Aswad diyakini berasal dari surga dan diberikan kepada Nabi Ibrahim AS oleh Malaikat Jibril saat membangun Ka'bah. Batu itu disebut awalnya berwarna putih sebelum berubah menjadi hitam karena menyerap dosa manusia.

Tradisi mencium Hajar Aswad juga menjadi bagian dari sunnah Rasulullah SAW. Namun, karena padatnya jemaah, banyak orang hanya melambaikan tangan ke arah batu tersebut saat tawaf. Di sisi lain, sejumlah ilmuwan menduga Hajar Aswad kemungkinan merupakan meteorit yang berasal dari luar angkasa. Dugaan itu muncul karena bentuk dan karakteristik batu yang dianggap unik. Meski begitu, asal-usul pastinya tetap menjadi bagian dari keyakinan dan sejarah panjang dalam Islam.

Foto resolusi super tinggi tersebut kini viral di media sosial. Banyak orang mengaku baru pertama kali melihat detail Hajar Aswad dengan sangat jelas. Pengumuman ini menambah pemahaman visual tentang batu suci yang selama ini hanya dapat dilihat secara terbatas.

Keberhasilan proyek ini menunjukkan bahwa teknologi fotografi dapat membuka perspektif baru terhadap objek keagamaan. Dengan memanfaatkan resolusi tinggi, umat dapat mengalami pengalaman visual yang lebih mendalam tanpa harus berada di tempat tersebut. Hal ini juga menegaskan bahwa ilmu pengetahuan dan spiritualitas dapat berjalan beriringan, memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang warisan budaya dan agama.

Hajar AswadKa'bahResolusi Super TinggiFotografi PanoramikFocus Stacking49.000 MegapixelSpiritual Islam

Komentar

Memuat komentar...