Foto Tedjowulan Bertemu Paku Buwono XIV, Netralitas Terbukti
Gambar atau konten salah?
Foto yang beredar menunjukkan KPH Panembahan Agung Tedjowulan bertemu dengan juru bicara Paku Buwono XIV Purbaya, KPA Singonagoro dan Pengageng Paran Parakarsa PB XIV Purbaya, KPA Ad Nur Wijaya Adiningrat atau Kanjeng Dany di kawasan Keraton Solo.
Kanjeng Pakoenegoro, juru bicara KPH Panembahan Agung Tedjowulan, mengonfirmasi pertemuan tersebut. \"Iya kemarin siang Gusti Tedjowulan berkenan menemui Kanjeng Pangeran Aryo Adiningrat dan Kanjeng Pangeran Aryo Singonagoro di depan Sekretariat Panembahan Agung. Keduanya adalah juru bicara dari putra sawargo sandhap sampeyan dalem ingkang sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono XIII, yaitu Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Purbaya,\" katanya.
Ia menambahkan bahwa pertemuan itu menegaskan netralitas Gusti Tedjowulan dan keterlibatannya dengan semua pihak Keraton. \"Ini menunjukkan netralitas Gusti Tedjowulan dalam merangkul semua pihak demi kebaikan dan masa depan Keraton,\" ujarnya.
Sementara itu, KPA Singonagoro menyatakan bahwa pertemuan itu terjadi secara tidak sengaja. \"Mohon izin kawan-kawan kami sampaikan klarifikasi terkait beredarnya foto saya bertemu dengan Gusti Tedjo. Pertemuan kemarin tidak sengaja saat saya jajan es di depan Keraton,\" terangnya.
Ia menegaskan tidak ada pembahasan atau kesepakatan apa pun. \"Singonagoro mengatakan tidak ada pembahasan apapun dengan Tedjowulan atau menyepakati apapun.\" \"Dalam pertemuan tidak sengaja itu saya tidak ada membahas apapun dan terlebih menyepakati apapun itu dengan Gusti Tedjo, terimakasih,\" pungkasnya.
Foto tersebut beredar pada 11 Juni 2026, menampilkan ketiga tokoh tersebut berbincang di depan Sekretariat Panembahan Agung. Foto tersebut menandai momen penting dalam hubungan Keraton yang menegaskan komitmen bersama.
Pertemuan ini menegaskan posisi netral KPH Panembahan Agung Tedjowulan dalam dinamika Keraton Solo, sekaligus menunjukkan pentingnya komunikasi jelas di antara para pemangku kepentingan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
