Ganteng Prawijaya, Santri 14 Tahun, Hilang di Sukabumi
Gambar atau konten salah?
Ganteng Prawijaya Pamungkas, seorang santri berusia 14 tahun, hilang setelah pamit berangkat ke pondok pesantren di Kota Sukabumi. Ia terakhir terlihat pada 13 April 2026 sekitar pukul 15.51 WIB, ketika meninggalkan rumah di Jalan Koramil, Kampung Purwasari RT 01/02, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
Putra Dwi Pangga, kakak kandung Ganteng, menjelaskan bahwa adiknya berangkat seorang diri menggunakan kendaraan umum dan membawa telepon genggam. Sebelum berangkat, keluarga merekam video yang menunjukkan Ganteng mengenakan kemeja coklat, peci hitam, dan tas berwarna hitam. Ia juga sempat bersalaman dan berpamitan. “Adik saya pamit berangkat ke pesantren, naik kendaraan umum. Bawa handphone juga,” kata Putra saat dikonfirmasi pada 16 April 2026.
Namun, pada 15 April 2026, pihak pesantren mengonfirmasi bahwa Ganteng tidak pernah tiba di asrama atau kobong. “Dari pihak kobong mengonfirmasi tanggal 15 April bahwa dia tidak ada. Sudah dicari ke teman-temannya, tidak tahu,” ujarnya. Putra menambahkan bahwa Ganteng merupakan anak bungsu dari 10 bersaudara dan memiliki sifat pendiam. “Dia pendiam, tidak akan ngobrol kalau tidak kenal,” jelasnya.
Dede Nurdin, perwakilan Pondok Pesantren Syamsul'Ulum, menegaskan bahwa proses pencarian masih dilakukan oleh keluarga dan pesantren. “Sementara sedang ikhtiar dari internal keluarga dan pesantren, jadi masih dalam pencarian,” kata Dede.
Sejak kejadian, keluarga telah melaporkan hilangnya Ganteng ke kepolisian. Mereka mengajak masyarakat untuk membantu mencari informasi terkait keberadaan santri tersebut. Kontak yang dapat dihubungi adalah 0857 2107 4462 dan 0858 1731 0019. Setiap informasi, sekecil apa pun, sangat dibutuhkan.
Ganteng biasanya memakai kemeja coklat dan peci berwarna hitam. Ia tinggal bersama orang tua, Acep Solahudin dan Imas Suryati, di wilayah yang sama. Saat ini, pencarian masih berlangsung di sekitar area pesantren dan rumah keluarga.
Kasus ini menegaskan pentingnya koordinasi antara keluarga, pesantren, dan aparat kepolisian dalam menangani kasus orang hilang. Keberadaan Ganteng masih belum terungkap, dan masyarakat diharapkan tetap waspada serta siap memberikan petunjuk yang dapat membantu penyelidikan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gugatan PLK soal Badan Hukum Ditolak PTUN
Pekerja Migran Sukabumi Sakit di Arab Saudi, Disnaker Berupaya Pulangkan
Jalan Diponegoro Ditutup Permanen, Akses ke Gedung Sate Berubah
Motor Tewas Tabrak Truk Parkir di Sukabumi
Embun Beku di Gunung Papandayan, Suhu Capai 1 Derajat Celcius
Wali Kota Bandung Mendadak Kritis, Dilarikan ke RS
Berita Terbaru
Veda Ega Pratama Tercepat di Latihan Moto3 Jerman
Mpok Atiek Bantah Dibuang ke Panti Jompo
Bonek Madiun Sambut Jenazah Andie Peci
Cek Pajak Kendaraan Jatim via HP, Begini Caranya
Wisatawan Ngaku Diusir, Pemilik Warung Buka Suara
Mbappe Cedera, Prancis ke Semifinal Piala Dunia 2026
B50 Hemat Devisa Rp170 Triliun, Hentikan Impor Solar
BSI Gandeng BPJSTK, Buka Akses Rumah bagi Pekerja