Gedung Sate–Gasibu Dihubungkan Plaza, Rp15 Miliar Anggaran
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang menyiapkan wajah baru kawasan Gedung Sate. Rencana ini menampilkan sebuah plaza terintegrasi yang langsung terhubung dengan Lapangan Gasibu, menandai perubahan signifikan di area yang selama ini dipisahkan oleh Jalan Diponegoro.
Desain visual yang dirilis Humas Jabar menampilkan tampilan sudut pandang mata burung. Halaman depan Gedung Sate akan diubah menjadi plaza luas dengan konsep terbuka dan simetris. Plaza ini menjadi penghubung langsung antara Gedung Sate dan Lapangan Gasibu. Tiang bendera ditempatkan di tengah plaza sebagai titik fokus, menegaskan fungsi kawasan sebagai pusat kegiatan seremonial. Jalan Diponegoro, yang sebelumnya membelah kawasan, dirancang menyatu dalam lanskap plaza.
Dari sisi timur, gerbang utama di Jalan Diponegoro menampilkan arsitektur khas yang menyerupai bentuk candi, selaras dengan karakter bangunan Gedung Sate dan gerbang yang lebih dulu direvitalisasi. Sementara itu, area taman barat dirancang sebagai ruang interaksi publik yang lebih hidup. Jalur pedestrian dibuat lebar, dilengkapi ruang duduk dan lanskap hijau yang mendukung aktivitas warga.
Anggaran proyek mencapai Rp 15.822.777.000. Rincian anggaran meliputi pekerjaan fisik Rp 15.037.177.000, jasa konsultasi perencanaan Rp 321.300.000, dan jasa konsultasi pengawasan Rp 464.300.000. Seluruh proyek berada di bawah tanggung jawab Biro Umum Setda Provinsi Jawa Barat. Penataan dijadwalkan berlangsung mulai 08 April 2026 hingga 06 Agustus 2026, mencakup area seluas 14.642 meter persegi dengan koridor sepanjang 97 hingga 144,24 meter.
Humas Jabar menegaskan, proyek ini bertujuan mengembalikan poros Gedung Sate-Jalan Diponegoro-Gasibu sebagai sumbu utama yang merepresentasikan identitas pemerintahan daerah. “Penataan kawasan dilakukan dengan mengembalikan poros Gedung Sate-Jalan Diponegoro-Lapangan Gasibu sebagai sumbu utama yang merepresentasikan identitas pemerintahan Provinsi Jawa Barat sekaligus menegaskan peran Gedung Sate sebagai pusat (center point) Jawa Barat,” kata Humas Jabar.
Selain itu, integrasi kawasan ini juga diharapkan menciptakan ruang publik yang nyaman, inklusif, dan ramah bagi pejalan kaki. “Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat juga mendorong integrasi antara halaman Gedung Sate dan Lapangan Gasibu guna menciptakan ruang terbuka publik yang nyaman, inklusif, dan ramah bagi pejalan kaki,” ujarnya.
Gedung Sate, sebagai kantor Gubernur Jawa Barat, dan Lapangan Gasibu, pusat berbagai kegiatan resmi maupun aktivitas masyarakat, selama ini terpisah secara fisik. Melalui penataan ini, keduanya akan dilebur menjadi satu kawasan terpadu menggabungkan fungsi administratif, ruang seremoni, dan ruang publik dalam satu napas. “Upaya mengintegrasikan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu dapat memperkuat fungsi kawasan dengan cara menyatukan kegiatan administrasi dan seremoni kebangsaan dalam satu kawasan terpadu, termasuk pemanfaatan halaman Gedung Sate sebagai ruang penyelenggaraan berbagai kegiatan resmi,” pungkasnya.
Dengan integrasi ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap kawasan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu menjadi simbol identitas daerah sekaligus tempat berkumpulnya warga dalam suasana yang bersahabat, terbuka, dan teratur.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai
