Gempa Bitung 7,6 M, 61 Gempa Susulan, Tsunami Ringan
Gambar atau konten salah?
BMKG mengumumkan bahwa setelah gempa berintensitas M 7,6 di Bitung, Sulawesi Utara, terjadi 61 kali gempa susulan. Gempa susulan tertinggi tercatat sebesar M 5,5.
“Saat ini total gempa susulan 61 gempa,” kata Koordinator Bidang data dan informasi BMKG Geofisika Manado dalam keterangannya, Kamis 2 April 2026. Gempa susulan berkekuatan terkecil tercatat M 3,1.
“Adapun jumlah gempa dirasakan dari gempa susulan sebanyak 4 kali gempa dirasakan,” ucapnya. Data ini menunjukkan bahwa meski banyak gempa, hanya sebagian kecil yang terasa oleh masyarakat.
Sehari sebelumnya, gempa M 7,6 menimbulkan tsunami yang menghantam lima wilayah. Ketinggian tsunami tertinggi tercatat 0,68 meter di Belang, sedangkan terendah 0,20 meter di Bitung. Sebaran titik tsunami meliputi tiga wilayah di Maluku Utara dan dua wilayah di Sulawesi Utara.
“Berdasarkan hasil pemantauan tinggi muka air laut Tide Gauge tsunami telah terdeteksi,” kata Plt Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, Kamis 2 April 2026.
- Halmahera Barat, pukul 06.08 WIB, ketinggian 0,30 meter
- Bitung, pukul 06.15 WIB, ketinggian 0,20 meter
- Sidangoli, pukul 06.16 WIB, ketinggian 0,35 meter
- Minahasa Utara, pukul 06.18 WIB, ketinggian 0,75 meter
- Belang, pukul 06.36 WIB, ketinggian 0,68 meter (ata/sar)
Informasi ini menegaskan bahwa meski gempa dan tsunami terjadi, dampak fisiknya masih terbatas pada ketinggian yang relatif rendah. Kejadian ini menjadi catatan penting bagi pemantauan seismik dan kesiapsiagaan wilayah pesisir di Sulawesi Utara dan sekitarnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait