Gerobak Nasi Timbel Seribu Rupiah Tetap Terjangkau di Bandung
Gambar atau konten salah?
Gerobak sederhana di depan Masjid Raya Mujahidin telah menjadi tempat favorit warga Bandung yang ingin makan kenyang tanpa menguras dompet. Gerobak ini dikenal dengan Nasi Timbel Harga Seribu Mujahidin, di mana nasi timbel dijual seharga Rp1.000 sejak 01 Januari 2016.
Fajar, pemilik gerobak berusia 27 tahun, menjelaskan mengapa harga tetap tidak berubah. Nasinya tetep seribu dari awal sampai sekarang. Enggak pernah berubah karena itu memang ciri khas kami. Orang kenalnya ya 'Nasi Seribu',
ujarnya sambil melayani pelanggan yang mulai memadati lapaknya.
Meski porsi terlihat sederhana, nasi timbel dibungkus rapi dengan daun pisang dan disajikan bersama beragam lauk. Ada leunca, buncis, jamur, toge, terong, tahu, tempe, perkedel juga sama Rp1.000, kalau yang tusukan ini kaya sate usus Rp500-an, ada juga asin cumi, jambal, kikil itu Rp3.000-an, pepes-pepesan juga ada,
jelas Fajar. Semua lauk utama tetap di bawah seribu rupiah, sementara beberapa pilihan tambahan seperti sate usus dan pepes menambah variasi harga.
Strategi Fajar cukup cerdik. Ia menyesuaikan menu lauk dengan harga bahan baku di pasar. Kalau rugi sih nggak, tetap ada untungnya. Kita main strategi di menu-menu lainnya aja,
tambahnya. Dengan cara ini, gerobak tetap menguntungkan meski harga nasi tetap tetap.
Hasilnya, setiap harinya gerobak ini menjual antara 300 hingga 400 porsi nasi ludes dalam waktu singkat. Gerobak buka dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, menjadi pilihan bagi pekerja lapangan, mahasiswa, dan warga sekitar yang ingin berhemat. Lokasinya di Jalan Sancang No. 2, di area Lengkong, membuatnya mudah diakses bagi siapa saja yang sedang menipis saldo.
Gerobak ini menunjukkan bahwa harga terjangkau tidak harus mengorbankan kualitas atau variasi. Dengan strategi menu yang fleksibel dan harga tetap, Nasi Timbel Harga Seribu Mujahidin tetap menjadi solusi bagi warga Bandung yang ingin makan kenyang tanpa menguras dompet.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
