Gubernur Jawa Barat hadir di Mekarharja, beri paket daging

Andi B. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 57 dibaca
Bisik.id
Gubernur Jawa Barat hadir di Mekarharja, beri paket daging

Gambar atau konten salah?

Desa Mekarharja di Kota Banjar, Jawa Barat, merasakan suasana Hari Raya Idul Adha yang berbeda. Pagi hari, warga berbondong-bondong menuju Masjid Al Hikmah dengan tujuan tidak hanya menunaikan salat Id, tetapi juga bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Gubernur melaksanakan salat Idul Adha di masjid kecil yang terletak di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah pada Rabu, 27 Mei 2026. Sekitar pukul 06.15 WIB, ia tiba menggunakan mobil Lexus putih. Kehadirannya langsung disambut antusias oleh warga yang telah memadati area masjid sejak pagi.

Setelah salat Id, Dedi Mulyadi menyampaikan sambutan di hadapan jemaah. Ia menyapa warga dengan sapaan tradisional dan menyoroti berbagai persoalan. Sampurasun! Apa kabar? Sudah pada punya daging di rumahnya? tanya Dedi, dan warga menjawab dengan kompak.

Sebelum salat Id, Dedi diketahui telah membagikan sekitar 1.661 paket daging sapi kepada warga Desa Mekarharja. Daging tersebut disebut sebagai sedekah, bukan hewan kurban. Menurutnya, pembagian lebih awal dilakukan agar masyarakat bisa langsung menikmati daging saat Hari Raya tanpa harus menunggu proses penyembelihan hewan kurban selesai.

“Supaya warga tidak menunggu sapi dipotong sampai siang. Kadang sudah nunggu lama, pas datang tinggal tulangnya saja,” ujarnya, disambut tawa warga.

Di kesempatan ini, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa pemerintah provinsi kini mulai memprioritaskan pembangunan desa, terutama infrastruktur jalan, memperbaiki rumah warga, dan penerangan di wilayah pedesaan. Ia berjanji akan memperbaiki jalan di Desa Mekarharja.

“Orang desa itu paling setia kepada negara, tapi sering paling akhir menikmati pembangunan,” ujarnya.

Selain membicarakan jalan rusak, Dedi juga berjanji akan memperbaiki fasilitas umum di Desa Mekarharja, termasuk mushola tempat dirinya melaksanakan salat Id. “Nanti musholanya kita perbaiki. Tidak perlu besar, yang penting nyaman dipakai warga kampung,” katanya.

Selain infrastruktur, Dedi turut menyoroti persoalan gaya hidup anak muda. Ia meminta masyarakat mulai mengubah pola hidup konsumtif yang dinilai memberatkan keluarga. “Giliran bayar sekolah bilang tidak punya uang, tapi HP baru. Motor ada. Jajan setiap hari,” katanya.

Ia menilai perubahan perilaku generasi muda dipengaruhi penggunaan telepon genggam dan kendaraan bermotor yang berlebihan. “Kalau sudah diberi HP dan motor, anak sekarang lebih banyak menunduk ke HP dan menengadah ke motor,” ucapnya.

Dedi juga mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak pinjaman online, rentenir hingga judi online yang menurutnya semakin merusak kondisi ekonomi keluarga. (yum/yum)

Peristiwa ini menyoroti upaya pemerintah provinsi untuk mendekatkan diri dengan masyarakat desa melalui program pembangunan infrastruktur dan penyuluhan sosial. Gubernur menegaskan pentingnya perbaikan fasilitas umum dan perubahan pola hidup sebagai langkah menuju kesejahteraan yang lebih merata di wilayah pedesaan.

Hari Raya Idul AdhaGubernur Jawa BaratDesa Mekarharjapembangunan infrastrukturpembagian daging sapipola hidup anak mudapinjaman online

Komentar

Memuat komentar...