Gubernur Maluku Utara Raih Penghargaan CSR 2026 untuk Desa

Yanto K. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 101 dibaca
Bisik.id
Gubernur Maluku Utara Raih Penghargaan CSR 2026 untuk Desa

Gambar atau konten salah?

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menerima Penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2026 yang diberikan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Hadiah ini diakui atas inovasi program pertanian berbasis desa yang memaksimalkan penggunaan sawah dan mengembangkan hortikultura.

Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe pada acara Launching CSR dan PDB Awards 2026 di Kantor Kemendes PDT, Jakarta, pada 21 April 2026. Sarbin mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil pemanfaatan dana CSR untuk mendukung pembangunan desa.

“Apresiasi itu berkaitan dengan upaya penguatan pertanian berbasis desa yang terus didorong Pemprov Malut,” kata Sarbin dalam keterangannya. Ia menambahkan bahwa Pemprov Malut telah menetapkan 12 proyek strategis pertanian sebagai program prioritas. Proyek ini bertujuan mendorong swasembada dan ketahanan pangan, sekaligus mempercepat kemandirian desa melalui pendampingan dan pemberdayaan masyarakat.

Di antara proyek tersebut, pengembangan dan optimalisasi lahan sawah menjadi fokus utama. Program ini dijalankan secara berkelanjutan di Kabupaten Halmahera Timur, Halmahera Barat, Pulau Morotai, Halmahera Tengah, dan Halmahera Selatan. Sarbin menjelaskan, “Pemilihan prioritas daerah‑daerah tersebut karena memiliki lahan sawah yang cukup luas dan masyarakat yang berkomitmen untuk menjaga produksi padi.”

Selain sawah, Pemprov Malut juga mendorong produksi tanaman hortikultura. Program ini difokuskan di satu kota dan tiga kabupaten di wilayah Malut. “Tidak berhenti di situ, gubernur juga mengembangkan sentra tanaman hortikultura, seperti cabai rawit, cabai keriting, dan tomat di Halmahera Utara, Halmahera Timur, Halmahera Barat, dan Kota Ternate,” tambahnya.

Sarbin menegaskan bahwa program tersebut berhasil berkat optimalisasi pemanfaatan dana CSR. Ia menekankan komitmen Pemprov Malut untuk memanfaatkan dana tersebut guna pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Dengan adanya program CSR ini, Pemprov berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan membantu meningkatkan kesejahteraan mereka,” tutupnya.

Penghargaan ini menandai langkah konkret Pemprov Maluku Utara dalam memanfaatkan sumber daya CSR untuk memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kualitas hidup warga desa. Dengan fokus pada sawah dan hortikultura, program ini berpotensi menstabilkan produksi pangan lokal dan membuka peluang ekonomi baru bagi komunitas di wilayah tersebut.

Penghargaan CSR PDB 2026Gubernur Maluku UtaraPertanian berbasis desaLahan sawahHortikulturaDana CSRPembangunan desaKemandirian pangan

Komentar

Memuat komentar...