Gule Kambing Solo: Resep Santan Lezat untuk Idul Adha
Gambar atau konten salah?
Idul Adha menjadi momentum bagi banyak keluarga untuk berbagi daging kambing. Salah satu cara memanfaatkan daging kambing dan jeroan nya adalah dengan mengolahnya menjadi gule kambing berkuah santan yang lezat.
Gule ini berbeda dengan gulai. Racikan bumbu gule lebih sederhana, dan kuahnya menggunakan santan cair berwarna kuning kecokelatan. Rasa gule kambing menggabungkan gurih, manis, dan sedikit pedas, sehingga cocok dinikmati bersama nasi putih. Karena aroma gule mudah menguap, penting memperhatikan cara memasaknya agar tidak prengus.
Berikut rincian resep gule kambing khas Solo, Jawa Tengah:
- Durasi: 60 menit
- Tingkat Kesulitan: Sedang
- Porsi: 4 orang
- Daerah Asal Masakan: Jawa Tengah
- Kategori Masakan: Daging Kambing
Bahan Bahan
- 250 gram daging kambing, potong‑potong
- 750 gram jerohan kambing (hati, babat, usus)
- 5 sdm minyak sayur
- 5 lembar daun jeruk
- 2 batang serai, memarkan
- 5 butir cengkih
- 3 buah kapulaga
- 5 cm kayu manis
- 3 lembar daun salam
- 1.5 liter santan segar
- 1 potong kecil (20 g) gula merah
Bumbu Halus
- 10 butir bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 3 buah cabai merah
- 5 butir kemiri
- 2 cm jahe
- 5 cm kunyit
- 2 buah cabe jawa
- 1 sdt merica butiran
- 1 sdt ketumbar
- 1/2 jintan
- 1 sdt adas manis
- 3 sdt garam
Pelengkap
- bawang putih goreng
- sambal rawit merah
Cara Memasak
- Rebus daging dan jeroan secara terpisah sampai empuk. Tiriskan dan potong‑potong ukuran sedang.
- Giling atau tumbuk semua bahan bumbu halus hingga halus.
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga mendidih dan matang.
- Tambahkan daun jeruk, serai, cengkih, kapulaga, kayu manis, dan daun salam. Aduk sampai layu dan bumbu menyatu, lalu angkat.
- Tuangkan tumisan ke dalam panci, masukkan potongan daging dan jeroan, gula merah, lalu tuangi santan.
- Masak dengan api kecil sampai bumbu meresap dan kuah menyusut.
- Angkat, sajikan hangat. Taburkan bawang putih goreng dan tambahkan sambal rawit sesuai selera.
Gule kambing Solo ini cocok disajikan pada hari raya atau kapan saja. Dengan kuah santan yang kaya dan bumbu yang tidak terlalu pekat, hidangan ini tetap terasa segar dan nikmat. Selamat mencoba!
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
Resep Tahu Telur Klasik Surabaya
