Gunung Dukono Meletus: 2 Pendaki WNA Meninggal, 20 Terjebak
Gambar atau konten salah?
Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, meletus pagi ini, menimbulkan asap hitam yang membubung tinggi. Kolom abu mencapai ketinggian 10 km di atas permukaan laut. Dua pendaki asing terpaksa meninggal dunia akibat letusan ini.
Menurut Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, "Informasi dari BPBD seperti itu (2 orang meninggal dunia)". Ia menegaskan bahwa korban berketurunan China dan Singapura, namun belum mengungkap identitas lengkapnya.
Erlichson menambahkan, "Informasinya 2 WNA untuk identitas masih belum tahu pasti, pendaki. WNA China dan Singapura," dan menyebutkan masih ada pendaki yang terjebak di gunung.
Ia menyatakan bahwa sekitar 20 orang masih terperangkap di area letusan. "20 orang terjebak," tuturnya.
PVMBG mencatat bahwa erupsi terjadi pada pukul 07:41 WIT, dengan kolom letusan diukur sekitar ±10 000 m di atas puncak. Puncak Gunung Dukono terletak pada ketinggian 11 087 m di atas permukaan laut. Dalam laporan, kolom abu berwarna putih, kelabu hingga hitam, dengan intensitas tebal mengarah ke utara. "Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah utara. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung,".
Keadaan ini menambah ketegangan di wilayah tersebut, sementara tim penyelamat masih menunggu kabar selamat bagi para pendaki yang tersisa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
