Gunungapi Awu Level III: Warga Diingatkan Tetap Waspada
Gambar atau konten salah?
Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Gunungapi Awu masih dipantau dalam Level III (Siaga). Warga diingatkan untuk tetap waspada dan mengikuti batas aman.
Pada 24 Mei 2026, data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menunjukkan cuaca cerah, berawan, dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah tenggara dan barat laut. "Suhu udara 22-24°C dan kelembaban udara 70-86%. Volume curah hujan 3.4 mm per hari," tulis laporan KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Awu.
Pengamatan visual menandakan gunung masih terlihat jelas hingga kabut 0-I. Tidak ada asap kawah. Pemantauan gempa mencatat satu gempa vulkanik dangkal, sembilan gempa tektonik jauh, dan tiga gempa vulkanik dalam periode terakhir.
PVMBG menyarankan agar masyarakat dan wisatawan tidak mendekati area 4 kilometer dari kawah puncak. "Gunung Awu Level III (Siaga)," tambah petugas. Mereka juga mengimbau agar tidak terpengaruh oleh rumor yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. "Masyarakat harap mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe," tutupnya.
Sejak 20 Mei 2026, status gunung telah dinaikkan menjadi siaga. Pada hari itu, terjadi 13 gempa vulkanik dangkal dan 12 gempa tektonik jauh.
Dengan kondisi ini, kewaspadaan tetap menjadi prioritas. Warga diharapkan mengikuti petunjuk resmi dan tetap tenang. Sumber data terus diperbarui setiap jam sehingga informasi terbaru dapat segera disebarluaskan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
