Gunungapi Awu Naik Level III Siaga di Kepulauan Sangihe
Gambar atau konten salah?
Gunungapi Awu di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, telah menaikkan statusnya dari level II (waspada) menjadi level III (siaga) pada 20 Mei 2026. Kenaikan ini didasari oleh aktivitas gempa vulkanik yang terdeteksi di wilayah tersebut.
Laporan pengamatan yang diterima pada tanggal tersebut menunjukkan cuaca di sekitar gunung biasanya cerah dan berawan. Angin berhembus lemah ke arah barat. "Suhu udara 21-29°C dan kelembaban udara 64-78%," tulis laporan KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Awu.
Pengamatan visual menegaskan bahwa Gunung Awu masih terlihat jelas hingga kabut tingkat 0-I. Asap kawah tidak teramati. Namun, pemantauan gempa menunjukkan adanya peningkatan gempa vulkanik dangkal, mencapai 13 kejadian, serta 12 gempa tektonik jauh. Semua gempa vulkanik terjadi dalam satu kali kejadian.
PVMBG menegaskan, "Gunung Awu Level III (Siaga)," menambahnya. Sehubungan dengan tingkat aktivitas, PVMBG menyarankan agar masyarakat, pengunjung, dan wisatawan tidak mendekati dan tidak melakukan aktivitas di dalam radius 4 kilometer dari kawah puncak.
PVMBG juga mengimbau agar penduduk sekitar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh rumor yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. "Masyarakat harap mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe," tutupnya.
Dengan status siaga, pihak berwenang terus memantau kondisi gunung untuk memastikan keselamatan warga dan pengunjung di wilayah sekitarnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
