Harga Durian Malaysia Turun 20-30% Karena Panen Melimpah
Gambar atau konten salah?
Di Malaysia, harga durian turun tajam setelah musim panen melimpah. Banyak pohon durian mulai memetik buah sekaligus, sehingga pasokan di pasar melonjak.
Varian favorit seperti Black Thorn dan Musang King kini dijual dengan harga yang lebih terjangkau. Black Thorn dapat ditemukan mulai Rp 50 ribu hingga Rp 212 ribu, tergantung ukuran buah.
Menurut pemilik gerai 668 Durian King di Sanbaya, Kedah Selatan, Lai Jingqun, harga durian tahun ini turun sekitar 20% hingga 30% dibandingkan periode yang sama pada 2025. Ia menambahkan bahwa penurunan ini jarang terjadi karena durian premium biasanya memiliki harga yang relatif stabil.
"Harga durian secara keseluruhan turun sekitar 20% hingga 30% dibandingkan tahun lalu. Ini termasuk harga yang cukup rendah dan jarang terjadi dalam beberapa tahun terakhir," katanya.
Penurunan harga disebabkan oleh volume panen yang meningkat di berbagai daerah penghasil di Malaysia. Saat semua daerah memasuki musim puncak sekaligus, pasokan durian menjadi berlebih.
"Turunnya harga durian dipengaruhi oleh meningkatnya volume panen dari berbagai daerah penghasil di Malaysia yang memasuki musim puncak secara bersamaan," jelasnya.
Para pedagang menyesuaikan harga agar stok dapat cepat terjual. Prediksi menunjukkan bahwa kondisi ini masih akan berlanjut dalam beberapa minggu ke depan. Seiring semakin banyak durian dari berbagai wilayah masuk ke pasar, harga diprediksi kembali turun sekitar 10%.
"Kondisi ini diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa minggu ke depan. Seiring semakin banyaknya durian dari berbagai wilayah yang masuk ke pasar, harga diprediksi kembali turun sekitar 10 persen," ujar pemilik gerai.
Hal ini memberi peluang bagi penggemar durian. Para penggemar durian berpeluang mendapatkan varietas premium seperti Black Thorn dan Musang King dengan harga yang lebih murah dibandingkan biasanya.
"Bagi pencinta durian, momen ini menjadi kesempatan langka untuk menikmati durian premium tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam," tambahnya.
Sementara bagi pedagang, melimpahnya pasokan membuat mereka harus bersaing menawarkan harga yang lebih menarik demi menjaga penjualan tetap bergerak selama musim panen berlangsung.
Dengan penurunan harga yang signifikan, musim panen ini menjadi waktu yang tepat bagi konsumen untuk mencoba durian premium tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Pedagang, di sisi lain, harus menyesuaikan strategi harga agar tetap menarik bagi pelanggan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
