Harga Emas Antam di Makassar Naik Rp 19.000 per Gram
Gambar atau konten salah?
Di Makassar, harga emas Antam di Butik Logam Mulia (LM) naik pada hari Selasa, 07 April 2026. Nilai per gram melonjak Rp 19.000, sehingga mencapai Rp 2.850.000.
Perbandingan dengan pekan sebelumnya menunjukkan kenaikan Rp 23.000 per gram. Pada Selasa, 31 Maret 2026, harga emas dibanderol Rp 2.827.000 per gram.
Harga buyback atau pembelian kembali juga ikut naik. Harga per gram menjadi Rp 2.569.000, meningkat Rp 19.000 dibandingkan perdagangan kemarin. Jika dibandingkan dengan pekan lalu, selisihnya Rp 92.000 per gram. Pada Selasa, 31 Maret 2026, harga buyback dibanderol Rp 2.477.000 per gram.
Berikut rincian harga terbaru di Butik LM Makassar, 07 April 2026:
- 0,5 gr – Rp 1.475.000 (dasar) / Rp 1.478.688 (+Pajak PPh 0,25 %)
- 1 gr – Rp 2.850.000 / Rp 2.857.125
- 2 gr – Rp 5.650.000 / Rp 5.664.125
- 3 gr – Rp 8.457.000 / Rp 8.478.143
- 5 gr – Rp 14.065.000 / Rp 14.100.163
- 10 gr – Rp 28.050.000 / Rp 28.120.125
- 25 gr – Rp 69.960.000 / Rp 70.134.900
- 50 gr – Rp 139.755.000 / Rp 140.104.388
- 100 gr – Rp 279.360.000 / Rp 280.058.400
- 250 gr – Rp 698.090.000 / Rp 699.835.225
- 500 gr – Rp 1.395.900.000 / Rp 1.399.389.750
- 1.000 gr – Rp 2.790.600.000 / Rp 2.797.576.500 (urw/urw)
Harga emas tetap berada di level tinggi, menandakan keteguhan permintaan di pasar lokal. Kenaikan ini mencerminkan dinamika harga global sekaligus kondisi ekonomi domestik yang mempengaruhi nilai mata uang dan investasi logam mulia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
