Hari Buruh Sukoharjo: Polres Sediakan Layanan Kepolisian
Gambar atau konten salah?
Perayaan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Sukoharjo berlangsung pada 01 Mei 2026 di Taman Suryani Gayam Sukoharjo. Ratusan peserta, mulai dari pekerja hingga warga umum, hadir sejak pagi. Kegiatan dimulai dengan senam bersama, dilanjutkan dengan layanan kesehatan gratis, dan diakhiri dengan pembagian doorprize. Suasana penuh semangat menandai upaya mempererat hubungan antara buruh, pemerintah, dan aparat keamanan.
Polres Sukoharjo turut berpartisipasi dengan menyediakan layanan kepolisian langsung di lokasi. Beberapa gerai pelayanan publik dibuka, antara lain Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Samsat Keliling, dan layanan pembinaan masyarakat (Binmas). Gerai-gerai ini memudahkan warga mengakses dokumen dan layanan penting tanpa harus keluar kota.
Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, S.H., S.I.K., menyampaikan bahwa kehadiran layanan kepolisian di tengah peringatan Hari Buruh ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
“Momentum May Day ini tidak hanya menjadi ajang peringatan, tetapi juga kesempatan bagi kami untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya para pekerja. Kami hadir memberikan kemudahan layanan kepolisian secara langsung, sehingga masyarakat dapat mengakses pelayanan dengan cepat, mudah, dan humanis,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan bahwa Polres Sukoharjo mengedepankan pendekatan persuasif dan preventif dalam pengamanan kegiatan. Dengan cara ini, seluruh rangkaian acara dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Polri berharap sinergi dengan masyarakat semakin kuat, sehingga kehadiran Polri dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di setiap momentum kegiatan.
Perayaan ini menyoroti peran penting kepolisian dalam mendukung kesejahteraan pekerja. Layanan langsung, transparan, dan ramah manusia membuktikan komitmen Polri untuk mempermudah akses publik. Kegiatan ini juga menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dapat menciptakan suasana yang aman dan produktif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
