Hendrik Irawan Parkir Mobil, Paksa Kemacetan Jalan Bandung
Gambar atau konten salah?
Hendrik Irawan kembali menjadi sorotan publik. Sebelumnya ia dikenal lewat aksi joget yang menimbulkan viralitas dan klaim omzet MBG sebesar Rp6 juta per hari. Sekarang, perhatiannya beralih ke mobil miliknya yang menjadi bahan pembicaraan di media sosial.
Video yang beredar menunjukkan mobil dengan plat nomor D 1213 MBG diparkir di pinggir jalan. Perekamnya adalah pengendara lain yang melintasi jalan tersebut. Video tersebut segera menjadi viral karena posisi kendaraan yang terlalu menjorok ke badan jalan, yang diperkirakan memicu kemacetan.
Di akun media sosial pribadinya, Hendrik menanggapi kejadian tersebut. Ia mengklarifikasi bahwa mobil tersebut memang miliknya dan ia memarkirnya di bahu Jalan Purnawarman, Kota Bandung, pada Sabtu (04 April 2026).
Jadi saya sedikit menjelaskan soal video yang viral. Betul itu mobil milik saya, parkir di pinggir jalan. Kebetulan, hari Sabtu minggu lalu, saya dengan keluarga mau ke BEC, kata Hendrik saat dikonfirmasi pada Senin (06 April 2026).
Ia menambahkan bahwa kondisi jalan ditutup akibat banyak pohon tumbang yang diterpa hujan dan angin kencang. Akibatnya, ia terpaksa memarkir kendaraan di pinggir jalan daripada di area parkir yang disediakan pusat perbelanjaan elektronik di Kota Bandung. Ia menyatakan, Jadi jalannya ditutup portal karena banyak pohon tumbang. Jadinya saya parkir di pinggir jalan, parkir dari jam 2 siang sampai jam 9 malam, ujar Hendrik.
Hendrik menyadari bahwa posisi kendaraannya memicu kemacetan dan memohon maaf. Ia mengaku tidak menyadari dampaknya sampai video tersebut viral. Ia menegaskan, Untuk warga Bandung, seluruh Indonesia, dan netizen saya minta maaf. Sekarang mobil saya ada di Polrestabes Bandung karena pelanggaran parkir itu, dan Insyaallah akan saya ambil besok (Selasa, 07 April 2026), kebetulan sekarang saya masih di luar kota, ujarnya.
Peristiwa ini menegaskan betapa cepatnya kendaraan dapat menjadi penyebab kemacetan, pentingnya mematuhi aturan parkir, dan peran media sosial dalam menyebarkan kejadian tersebut.
Kendaraan yang diparkir sembarangan dapat menimbulkan masalah lalu lintas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
