Honor Guru Honorer Bandung Cair Lewat Rapel, Wali Kota Tangguhkan
Gambar atau konten salah?
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengumumkan kabar baik bagi guru honorer di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa honorarium telah cair melalui sistem rapel sejak Januari 2026.
“Alhamdulillah, untuk HMP (honor penguatan mutu), istilah kita namanya HMP, ini sudah dicairkan. Hari ini kita kejar supaya semua sudah masuk ke rekening masing-masing,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis (30 April 2026).
Farhan memohon maaf atas keterlambatan penyaluran hak guru honorer. Ia menjamin seluruh dana kini telah ditransfer ke rekening masing-masing guru.
“Iyah, dirapel 4 bulan. Hampura (maaf), nya karena menang kita harus mengeluarkan perwal itu. Jadi lumayan panjang prosesnya,” ungkap Farhan.
Dia menjelaskan bahwa proses rapel memerlukan persetujuan dari Gubernur dan pemerintah pusat. “Jadi kepwal-nya harus mendapat persetujuan dari Gubernur dulu, kemudian juga mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat. Nah, dari kemarin saya sudah tanda tangan hari ini insya Allah cair,” ujarnya.
Farhan menegaskan komitmen pemerintah kota untuk memperhatikan kesejahteraan guru honorer. Ia menambahkan bahwa setiap akhir tahun perlu merevisi kepwal lag, tergantung kemampuan fiskal. “Tapi memang setiap akhir tahun kita harus merevisi (kepwal) lag, itu kan tergantung dari kemampuan fiskal kita berapa. Karena kita memang berjuang sebisa mungkin kemampuan fiskal kita agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja, baik dengan yang honorer maupun dengan yang dengan yang PPPK,” pungkasnya.
Dengan langkah ini, pemerintah Kota Bandung berharap semua guru honorer dapat menerima honorarium tepat waktu, menjaga stabilitas tenaga pendidik, dan menghindari pemutusan hubungan kerja di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
