Hujan Abu Merapi Meningkatkan Kewaspadaan di Magelang
Gambar atau konten salah?
Hujan abu dilaporkan terjadi malam ini di wilayah Kecamatan Dukun dan Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Kejadian ini muncul setelah awan panas guguran (APG) Gunung Merapi.
Menurut laporan yang masuk ke BPBD Kabupaten Magelang hingga pukul 20.40 WIB, hujan abu meluas di dua kecamatan tersebut. Di Kecamatan Dukun terdampak desa Paten, Sengi, Krinjing dan Mangunsoko. Sedangkan di Kecamatan Sawangan meliputi desa Kapuhan, Ketep, Wonolelo dan Gantang.
Ketika dimintai konfirmasi, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Bambang Hermanto, menyatakan bahwa hujan abu memang terjadi di dua kecamatan itu.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menjauhi daerah bahaya khususnya alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi, kata Bambang saat dihubungi pada Senin, 13 April 2026. Ia menambahkan, “Selalu mematuhi rekomendasi dari instansi berwenang. Saat ini Gunung Merapi berada pada level III (siaga). Masyarakat diminta untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan,” sambungnya.
Salah satu warga Desa Sengi, Wawan, mengaku hujan abu yang terjadi cukup tipis. Ia berkata, “Nggih (betul hujan abu), tapi tipis,” menurutnya.
Data dari BPPTKG menunjukkan bahwa pada sekitar pukul 19.56 WIB telah terjadi APG dengan estimasi jarak luncur sekitar 2.000 meter. Amplitudo maksimum tercatat 22,11 mm dengan durasi 199,23 detik, mengarah ke sektor barat daya (hulu Kali Boyong dan Kali Krasak).
Peristiwa ini menegaskan bahwa aktivitas Gunung Merapi masih dipantau ketat. Masyarakat diingatkan untuk mengikuti petunjuk resmi dan tetap berhati-hati di wilayah rawan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
