Hujan Berat di Purbalingga & Wonosobo, Semarang Cerah Pagi
Gambar atau konten salah?
Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, bagian dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengumumkan perkiraan cuaca untuk wilayah Jawa Tengah hari ini.
Menurut Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Farita Rachmawati, keterangan tertulis pada 27 April 2026, Pagi cerah berawan hingga berawan. Siang/sore-awal malam umumnya berawan, berpotensi hujan ringan-sedang,
Ia menambahkan, Potensi hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di daerah pegunungan, dataran tinggi Jateng timur, dan sekitarnya,
Suhu udara di Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 18-32 derajat Celcius dengan kelembaban udara antara 60-95 persen.
Berikut prakiraan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang yang berlaku 27 April 2026 pukul 07.00-19.00 WIB:
Hujan sedang-lebat:
- Purbalingga
- Banjarnegara
- Wonosobo
- Mungkid
- Boyolali
- Karanganyar
- Sragen
- Grobogan
- Blora
- Rembang
- Pati
- Kudus
- Ungaran
- Temanggung
- Kendal
- Batang
- Kajen
- Pemalang
- Slawi
- Salatiga
- Ambarawa
Hujan ringan-sedang:
- Cilacap
- Purwokerto
- Kebumen
- Purworejo
- Klaten
- Sukoharjo
- Wonogiri
- Jepara
- Demak
- Magelang
- Solo
- Bumiayu
- Majenang
Hujan ringan:
- Brebes
- Semarang
- Pekalongan
- Tegal
Cuaca di Jawa Tengah pada hari Senin diprediksi akan mengalami hujan di sebagian wilayah, dengan suhu hangat dan kelembaban tinggi. Petani dan pelaku transportasi di daerah terdampak perlu memperhatikan kondisi ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
