Hujan Kencang Bandung, Es Berjatuh & Pohon Tumbang Kejadian

Bima J. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 92 dibaca
Bisik.id
Hujan Kencang Bandung, Es Berjatuh & Pohon Tumbang Kejadian

Gambar atau konten salah?

Hujan deras dan angin kencang menimpa Bandung pada Jumat, 3 April 2026. Suara gemuruh terdengar di berbagai daerah, termasuk Kecamatan Sukajadi, Cicendo, Bandung Kulon, Bojongloa Kaler dan sebagian wilayah Kota Cimahi selatan.

Di tengah hujan, es seukuran kerikil mulai jatuh dari langit. Warga di Sukagalih melaporkan bahwa hujan turun sekitar pukul 13.30 WIB. Yusnia (31) mengingatkan, “Sebelumnya terdengar suara halilintar cukup keras, kemudian hujan turun dan anginnya sangat kencang.”

Suara hujan yang semula turun perlahan berubah drastis ketika butiran es mulai menghantam atap. Terdengar bunyi keras dan berulang, menciptakan denting tajam di antara rintik hujan. Ketukan demi ketukan terdengar jelas, lebih nyaring dibanding suara hujan biasa. Saat intensitas meningkat, bunyi menyerupai taburan kerikil dilempar ke atap, berpadu dengan gemuruh air yang terus mengalir. “Ada butiran es,” tambah Yusnia.

Selain hujan, beberapa pohon tumbang di wilayah Pasteur, Kota Bandung. Pohon tumbang di jalur utama menuju Kota Bandung, tepatnya di mulut jalan dr Djunjunan. Ada juga pohon yang tumbang di perempatan Sukajadi-Pasirkaliki, mengarah ke arah Tol Pasteur. Di wilayah Kopo, pohon besar tumbang di sekitar area RS Santosa. Petugas kewilayahan telah berkoordinasi untuk menangani kejadian tersebut.

Menurut Teguh Rahayu, Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Jawa Barat termasuk Bandung Raya. Ia menjelaskan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh suhu muka laut yang hangat, meningkatkan suplai uap air, serta pola siklonik di Samudra Hindia yang membentuk konvergensi angin di atas pulau Jawa.

Rahayu menambahkan, “Ditinjau dari Musim saat ini sebagian wilayah Jawa Barat bagian utara memasuki masa peralihan dan sebagian besar masih dalam periode musim hujan. Pada masa peralihan terdapat potensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dalam skala lokal.”

Ia mengimbau agar warga dan instansi terkait waspada terhadap kondisi cuaca yang berubah tiba-tiba dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa cuaca di Bandung masih dapat berubah drastis dalam waktu singkat. Warga disarankan untuk selalu memantau peringatan cuaca dan menyiapkan langkah-langkah pencegahan, terutama di daerah rawan tumbang pohon atau banjir. Dengan kewaspadaan, risiko kerusakan dan cedera dapat diminimalkan.

Hujan derasAngin kencangEs jatuhPohon tumbangBandungBencana hidrometeorologiSuhu muka laut hangat

Komentar

Memuat komentar...