Hujan Ringan hingga Sedang Diprediksi di Jawa Tengah 29 Mei
Gambar atau konten salah?
BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mengumumkan bahwa beberapa wilayah di Jawa Tengah akan mengalami hujan ringan hingga sedang pada hari 29 Mei 2026. Menurut keterangan tertulis, “Pagi cerah berawan hingga berawan. Siang/sore hingga awal malam umumnya berawan,” ujar Prakirawan Cuaca BMKG, Agus Triyono.
Hujan ringan-sedang diperkirakan tersebar tidak merata di daerah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya. Berikut wilayah yang diprediksi akan mengalami hujan ringan-sedang:
- Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Purwokerto, Mungkid, Karanganyar, Temanggung, Magelang
Wilayah lain yang diperkirakan akan turun hujan ringan meliputi:
- Purwokerto, Ungaran, Kajen, Salatiga, Semarang, Ambarawa
Berawan di daerah berikut:
- Cilacap, Kebumen, Purworejo, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Blora, Kudus, Jepara, Kendal, Batang, Slawi, Solo, Pekalongan, Bumiayu, Majenang
Cerah berawan di wilayah:
- Rembang, Pati, Demak, Pemalang, Brebes, Tegal
Suasana cuaca di Jawa Tengah diperkirakan suhu udara berkisar antara 18‑34 derajat Celcius, dengan kelembaban 59‑95 persen. Keterangan ini berlaku untuk periode 07.00‑19.00 WIB pada hari 29 Mei 2026.
Prakiraan ini memberi petunjuk bagi penduduk dan pelaku usaha di daerah tersebut untuk menyesuaikan aktivitas harian, terutama bagi yang berencana bepergian atau bekerja di luar ruangan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
