Hujan Sedang–Lebat Diperkirakan di Jawa Tengah Hari Senin
Gambar atau konten salah?
BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang memperkirakan wilayah Jawa Tengah akan menerima hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada hari Senin, 20 April 2026.
Pagi-siang cerah berawan hingga berawan, sebagian Pantura tegah hujan ringan, kata Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Agus Triyono, dalam keterangan tertulis.
Selama siang hingga sore dan awal malam, kondisi diharapkan berawan. Hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di daerah pegunungan bagian tengah dan sekitarnya, lanjutnya.
Suhu udara di Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celcius, sementara kelembaban mencapai 60 hingga 95 persen.
Berikut prakiraan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang berlaku Senin, 20 April 2026 pukul 07.00–19.00 WIB:
- Hujan sedang–lebat: Purbalingga, Banjarnegara, dan Kajen.
- Hujan ringan–sedang: Wonosobo, Mungkid, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Pati, Kudus, Ungaran, Temanggung, Magelang, Salatiga, Majenang, dan Ambarawa.
- Hujan ringan: Cilacap, Purwokerto, Boyolali, Klaten, Blora, Rembang, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Pemalang, Slawi, Brebes, Pekalongan, Tegal, dan Bumiayu.
- Berawan: Kebumen, Purworejo, Sukoharjo, Wonogiri, Solo, dan Semarang.
Dengan kombinasi hujan dan suhu yang cukup tinggi, masyarakat di wilayah pegunungan dan dataran tinggi diharapkan siap menghadapi potensi hujan lebat dan angin kencang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
