Ikan Sapu‑Sapu Berjumlah Besar di Polder Tawang, Warga Resah

Fitri A. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 87 dibaca
Bisik.id
Ikan Sapu‑Sapu Berjumlah Besar di Polder Tawang, Warga Resah

Gambar atau konten salah?

Warga Semarang Utara mulai resah ketika ditemukan ikan sapu‑sapu di Polder Tawang. Banyak pemancing yang mengaku menangkap belasan ekor di perairan tersebut.

Pada hari Senin, 20 April 2026, air di polder, sungai, dan parit tampak keruh. Sulit bagi mata untuk menilai apakah ada ikan sapu‑sapu atau tidak. Namun, beberapa ikan muncul ke permukaan, dan satu ekor mati mengambang di Polder Tawang.

Seorang pemancing bernama Sugeng mengatakan, “Banyak (ikan sapu‑sapu di perairan Polder Tawang). Sering (mendapat ikan sapu‑sapu saat memancing),” dan menambahkan bahwa ia sering menangkap ikan tersebut. “Kemarin saja mancing di sini dapat 13 (ikan sapu‑sapu). Pernah dapat ikan sapu‑sapu yang kayak sandal,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, “Setiap mancing mesti dapat ikan itu. Kalau mancing gini mesti ganggu. Resah karena merusak pancing,” dan menjelaskan bahwa setiap kali ia mendapat ikan tersebut, ia langsung membuangnya ke daratan. “Tak buang ke darat kalau dapat biar nggak ganggu yang lain,” jelasnya.

Di sekitar perairan Polder Tawang, tukang bengkel bernama Doni juga mengamati banyak ikan sapu‑sapu. Ia berkata, “Banyak ikan sapu‑sapu di sini, memang banyak banget,” dan sering melihat ikan tersebut melompat ke permukaan. “Sering lihat. Dia lompat‑lompat,” tambahnya. Doni menyebut pemancing beruntung bisa mendapatkan nila, namun banyak yang mendapat ikan sapu‑sapu saat menjaring. “Kalau orang mancing syukur‑syukur kalau dapat nila. Biasanya kalau jaring banyak dapat ikan sapu‑sapu. Sudah lama ada di sini,” ujarnya.

Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang, Soenarto, menilai bahwa Polder Tawang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya ikan sapu‑sapu. Ia menyatakan, “Dia berada di perairan tenang dan kotor. Terutama di Polder Tawang karena airnya hijau dan tenang, dia berpotensi berkembang biak,”. Selain itu, ia menemukan ikan sapu‑sapu di Banjir Kanal Timur dan Barat, namun belum menjadi wabah. “Kemarin kami ada beberapa titik di Banjir Kanal Timur dan Banjir Kanal Barat. Di Banjir Kanal Timur maupun Barat dari hasil pengamatan dan interview teman‑teman pemancing biasanya ini juga ikan yang tidak menyenangkan bagi pemancing,” jelasnya. “Untuk tingkat populasi, untuk teman‑teman pemancing mendapat ikan sapu‑sapu ini belum menjadi wabah,” tambahnya.

Soenarto menutup pernyataannya dengan, “Namun demikian, ini menjadi pertimbangan kami untuk lebih teknis akan kita lihat karena di beberapa titik seperti di Polder Tawang keseringan ikan sapu‑sapu muncul di permukaan ada preferensi yang cukup banyak. Ini menjadi upaya kami sebagai kesiagaan dan kita akan dalami lebih lanjut lagi kita lanjuti seperti di Jakarta,”

Keberadaan ikan sapu‑sapu di Polder Tawang menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Pemerintah setempat berencana menindaklanjuti dan melakukan pemantauan lebih lanjut untuk mengendalikan populasi ikan invasif ini.

ikan sapu‑sapuPolder TawangSemarang UtarapemancingBanjir KanalDinas Perikananpopulasi ikan invasifpengendalian

Komentar

Memuat komentar...