Inflasi Bandung 2,65% Apr 2026, Perawatan Pribadi Naik 15%
Gambar atau konten salah?
Inflasi Kota Bandung pada 01 April 2026 tercatat sebesar 2,65 % dibandingkan tahun sebelumnya. Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 110,52, menandakan bahwa harga barang dan jasa secara keseluruhan naik 10,52 % dibandingkan periode dasar.
BPS Kota Bandung menjelaskan bahwa kenaikan ini disebabkan oleh peningkatan harga di sembilan kelompok pengeluaran. Berikut rincian kenaikan tiap kelompok:
- Makanan, minuman, dan tembakau naik 3,97 %
- Perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 1,93 %
- Kesehatan naik 1,81 %
- Transportasi naik 0,39 %
- Informasi, komunikasi, dan jasa keuangan naik 0,50 %
- Rekreasi, olahraga, dan budaya naik 1,29 %
- Pendidikan naik 0,77 %
- Penyediaan makanan dan minuman/restoran naik 0,94 %
- Perawatan pribadi dan jasa lainnya naik 15,03 %
Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menunjukkan kenaikan paling tajam. Kenaikan indeksnya dari 120,92 pada 01 April 2025 menjadi 139,09 pada 01 April 2026. Sub‑kelompok perawatan pribadi lainnya mencatat inflasi tertinggi, 44,38 %, sementara jasa lainnya naik 1,57 %. Kontribusi kelompok ini terhadap inflasi keseluruhan adalah 0,80 %.
Komoditas yang memberi kontribusi paling besar pada inflasi y‑on‑y adalah emas perhiasan dengan 0,80 %. Komoditas lain seperti krim wajah, pasta gigi, sabun wajah, tarif gunting rambut pria, dan bedak masing-masing menambah 0,01 %.
Deflasi bulanan (m‑to‑m) pada 01 April 2026 hanya 0,02 %, sedangkan inflasi year‑to‑date (y‑to‑d) mencapai 0,97 %. Pada bulan tersebut, kontribusi kelompok perawatan pribadi terhadap deflasi m‑to‑m hanya 0,05 %, dengan emas perhiasan menjadi komoditas utama yang menurunkan indeks sebesar 0,07 %.
Secara keseluruhan, data menunjukkan bahwa inflasi Kota Bandung tetap moderat, namun terdapat lonjakan harga di sektor perawatan pribadi. Perubahan harga di sektor ini dapat memengaruhi pengeluaran konsumen secara signifikan, sementara deflasi bulanan yang sangat kecil menandakan stabilitas harga jangka pendek.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
