Influencer Chud Tahan Setelah Tidak Bayar di Steak Nashville

Wati N. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 113 dibaca
Bisik.id
Influencer Chud Tahan Setelah Tidak Bayar di Steak Nashville

Gambar atau konten salah?

Di sebuah restoran steak di Nashville, seorang influencer yang dikenal sebagai Chud The Builder kabur tanpa membayar tagihan sebesar Rp 7 juta. Polisi akhirnya menangkapnya setelah ia membuat keributan di tempat makan.

Chud, yang sebenarnya bernama Dalton Eatherly, seringkali menayangkan konten konfrontatif di media sosial. Ia dikenal menggunakan bahasa yang provokatif dan terkadang mengandung hinaan rasial. Konten semacam itu sering menimbulkan kontroversi di kalangan pengikutnya.

Di Bob’s Steak and Chop, Chud memesan beberapa hidangan pembuka, dua hidangan utama, dan minuman. Total tagihan yang harus dibayar mencapai $371,55, setara dengan Rp 6 507 326. Menurut pernyataan penangkapan, ia menolak untuk membayar, bahkan setelah makanan sudah dihabiskan.

“Dia (Chud) bermaksud untuk tidak membayar, menahan, dan menolak untuk melakukan pembayaran atas makanan yang telah dia konsumsi,” tulis dokumen pengadilan. Meskipun staf restoran memintanya berhenti melakukan siaran langsung, ia tetap melanjutkan live‑streaming, yang dilarang di tempat tersebut.

Setelah diminta berhenti, ia mulai berteriak, menjerit, dan mengucapkan pernyataan rasis. Aksi ini memicu keributan di antara pelanggan dan staf. Akhirnya, polisi datang dan menahan Chud. Ia didakwa atas perilaku tidak tertib, melawan saat penangkapan, dan pencurian.

Di 10 Mei 2023, Chud merespons tuduhan tersebut melalui komentar di X. Ia menuduh restoran tidak menyajikan pesanan lengkapnya dan menyatakan tidak pernah menghabiskan makanan yang disajikan. Menurutnya, hanya sebagian dari dua hidangan pembuka yang datang, sementara hidangan utama tidak pernah tiba.

Meski ia berpendapat tidak pernah memakan semua makanan, polisi tetap menahan Chud dengan jaminan sebesar $5 000, setara Rp 87,5 juta. Ia kini menunggu proses hukum selanjutnya.

Kasus ini menyoroti bagaimana perilaku influencer di ruang publik dapat menimbulkan masalah hukum. Peristiwa ini juga menegaskan pentingnya menghormati aturan restoran dan kewajiban membayar tagihan setelah menikmati layanan.

Peristiwa ini mengingatkan bahwa tindakan di media sosial tidak terlepas dari konsekuensi nyata. Tindakan menolak membayar tagihan, sekaligus membuat keributan, dapat berujung pada penahanan dan dakwaan kriminal. Kasus ini menjadi contoh bagaimana hukum menegakkan ketertiban publik, bahkan di dunia digital yang cepat berubah.

Chud The Builderrestoran steak Nashvilletidak membayar tagihankeributanlive streaming ilegaldaakwa kriminalkebijakan restoran

Komentar

Memuat komentar...