Inggris Paksa Panel Surya di Rumah Baru Tagihan Listrik Turun

Dian P. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 80 dibaca
Bisik.id
Inggris Paksa Panel Surya di Rumah Baru Tagihan Listrik Turun

Gambar atau konten salah?

Konflik antara Iran dan aliansi Amerika Serikat-Israel memengaruhi pasokan energi di seluruh dunia. Sebagai respons, pemerintah Inggris mempercepat transisi ke energi bersih.

Pemerintah mengharuskan setiap pengembang perumahan untuk memasang panel surya dan pompa panas pada rumah baru. Selain itu, panel surya portabel akan segera tersedia di toko-toko dalam beberapa bulan ke depan.

Keputusan ini diambil untuk mengantisipasi ketidakpastian pasokan energi yang disebabkan oleh konflik di Timur Tengah. Menteri Energi Inggris, Ed Miliband, menegaskan pentingnya energi bersih bagi kemandirian nasional.

“Perang Iran sekali lagi menunjukkan bahwa dorongan kita untuk energi bersih sangat penting bagi keamanan energi kita sehingga kita dapat melepaskan diri dari cengkeraman pasar bahan bakar fosil yang tidak kita kendalikan,” kata Miliband, dikutip dari BBC, 26 Maret 2026.

Menurut GOV.UK, panel surya portabel diharapkan membantu masyarakat menghemat biaya listrik. Perangkat ini terjangkau dan mudah dipasang sendiri, baik di balkon maupun area luar rumah. Listrik yang dihasilkan dapat langsung digunakan dengan menghubungkannya ke stopkontak, tanpa instalasi rumit. Hal ini dapat menekan tagihan listrik rumah tangga.

“Baik melalui panel surya yang dipasang sebagai standar di rumah-rumah baru atau memungkinkan masyarakat untuk membeli panel surya siap pakai di toko-toko, kami bertekad untuk meluncurkan energi bersih sehingga kami dapat memberikan kedaulatan energi kepada negara kami,” tambah Miliband.

Dengan kebijakan ini, rumah baru di Inggris diperkirakan dapat menghemat biaya energi hingga 830 poundsterling atau sekitar Rp 18,7 juta per tahun dibandingkan rumah standar dengan peringkat EPC C. Hunian dengan standar baru ini juga diklaim lebih nyaman dan mampu menghasilkan setidaknya 75 persen lebih sedikit emisi karbon dibandingkan rumah yang dibangun dengan standar 2013.

Perubahan ini menandai langkah konkrit Inggris menuju ketergantungan energi yang lebih aman dan berkelanjutan, sekaligus menanggapi ketidakpastian global yang terus berkembang.

Energi bersihPanel suryaMenteri Energi InggrisKonflik IranKedaulatan energiTransisi energiPasokan energi global

Komentar

Memuat komentar...