ITB Tuan Rumah Hult Prize 2026, Kakarobot Juara Pertama
Gambar atau konten salah?
10 Mei 2026 di Aula Timur ITB, Institut Teknologi Bandung menjadi tempat perhelatan Hult Prize Indonesia National Summit 2026. Acara ini menandai momen pertama Indonesia, khususnya ITB, menjadi tuan rumah penyelenggara tingkat nasional bagi kompetisi startup mahasiswa internasional.
Di tengah persaingan ketat, tim Kakarobot dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil meraih juara pertama. Keberhasilan ini memberi mereka hak untuk mewakili Indonesia di level internasional. Sementara itu, Novadung dari ITB menempati posisi juara kedua, dan MiRO dari Universitas Airlangga (UNAIR) menutup podium sebagai juara ketiga.
Delapan finalis yang masuk babak pitch round adalah CLARITAS, Sorgummi, MiRO, Nura, HerblocX, Kakarobot, Novadung, dan AITHER. Mereka mempresentasikan solusi inovatif yang meliputi teknologi kesehatan, keberlanjutan pangan, hingga edukasi. Penilaian juri sangat ketat, sehingga hanya tiga tim yang dapat menorehkan nama di papan pemenang.
Prof. Dr. apt. Muhamad Insanu, Direktur Kemahasiswaan ITB, menyatakan kebanggaannya: “Kompetisi Hult ini bersifat internasional dan ITB itu menjadi kebanggaan karena merupakan kali pertama diadakan di Indonesia. Sebelumnya, pelaksanaan kegiatannya itu langsung regional, tapi per tahun ini ITB dipercaya untuk menjadi tuan rumah pertama.”
Di sisi lain, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, Rektor ITB, menekankan misi universitas: “Misi ITB itu ingin menjadi universitas yang unggul dan berdampak. Salah satu misi untuk menjadi universitas yang berdampak itu adalah menghasilkan startup-startup yang bukan hanya cari untung, tapi juga memberikan solusi dan dampak yang besar untuk masyarakat.”
Kejuaraan Kakarobot membawa harapan besar. Tim ini akan bertanding melawan pemenang dari negara lain di panggung internasional. Hadiah yang menanti mereka adalah modal usaha senilai $1 juta USD, yang akan membantu mewujudkan dampak sosial dari inovasi robotika yang dirancang khusus untuk sekolah dengan akses teknologi terbatas.
Hasil penyelenggaraan Hult Prize Indonesia 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa di seluruh Indonesia. Dengan fokus pada Sustainable Development Goals (SDGs), kompetisi ini menegaskan pentingnya inovasi yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Acara ini menandai langkah penting bagi ekosistem startup di Indonesia. Melalui kompetisi ini, mahasiswa diberi platform untuk menguji ide-ide mereka di arena global, sekaligus memperkuat jaringan kolaborasi antara universitas, industri, dan lembaga pemerintah.
Dengan kemenangan Kakarobot dan dukungan ITB sebagai tuan rumah, harapan akan munculnya lebih banyak startup yang berorientasi pada solusi sosial tetap kuat. Kompetisi ini menjadi contoh konkret bagaimana pendidikan tinggi dapat berperan aktif dalam memajukan inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu